Program Studi Manajemen, dengan judul “Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada JNT Cargo Cabang Makassar
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh
pelatihan dan pengembangan terhadap produktivitas kerja karyawan pada JNT
Cargo Cabang Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30
karyawan JNT Cargo Cabang Makassar. Metode analisis data yang digunakan
adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS, yang
sebelumnya telah melalui uji validitas, uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pelatihan kerja
berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, dengan
nilai thitung sebesar 6,694 lebih besar dari ttabel sebesar 2,052 serta nilai
signifikansi < 0,001 lebih kecil dari 0,05. Sementara itu, variabel pengembangan
tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, dengan nilai
thitung sebesar 1,218 lebih kecil dari ttabel sebesar 2,052 dan nilai signifikansi
sebesar 0,234 lebih besar dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan
produktivitas kerja karyawan pada JNT Cargo Cabang Makassar lebih dominan
dipengaruhi oleh pelatihan kerja dibandingkan dengan pengembangan. Temuan ini
menegaskan bahwa pelatihan kerja yang terstruktur dan sesuai kebutuhan
operasional merupakan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan
produktivitas kerja karyawan pada perusahaan jasa logistik.
pelatihan dan pengembangan terhadap produktivitas kerja karyawan pada JNT
Cargo Cabang Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30
karyawan JNT Cargo Cabang Makassar. Metode analisis data yang digunakan
adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS, yang
sebelumnya telah melalui uji validitas, uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pelatihan kerja
berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, dengan
nilai thitung sebesar 6,694 lebih besar dari ttabel sebesar 2,052 serta nilai
signifikansi < 0,001 lebih kecil dari 0,05. Sementara itu, variabel pengembangan
tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, dengan nilai
thitung sebesar 1,218 lebih kecil dari ttabel sebesar 2,052 dan nilai signifikansi
sebesar 0,234 lebih besar dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan
produktivitas kerja karyawan pada JNT Cargo Cabang Makassar lebih dominan
dipengaruhi oleh pelatihan kerja dibandingkan dengan pengembangan. Temuan ini
menegaskan bahwa pelatihan kerja yang terstruktur dan sesuai kebutuhan
operasional merupakan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan
produktivitas kerja karyawan pada perusahaan jasa logistik.
Kata Kunci
Pelatihan, Pengembangan, Produktivitas Kerja
