Skripsi/Tesis

PENGARUH PEMASANGAN BALUT BIDAI DAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR 1/3 DISTAL TIBIA DAN FIBULA SINISTRA DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD SYEKH YUSUF KAB.GOWA

Abstrak

Dalam bidang ortopedi, patah tulang termasuk kasus kegawatdaruratan yang
perlu ditangani secara cepat dan tepat guna mencegah morbiditas dan mortalitas.
Penatalaksanaan fraktur salah satunya adalah dengan operasi untuk membersihkan tulang-
tulang yang hancur, melakukan fiksasi internal maupun eksternal dan menyambung
tulang yang patah dengan pen, plat, screw atau rosd khusus. Setelah dilakukannya
pembedahan dapat menurunkan nyeri akibat insisi pembedahan. Metode: Dengan
mengembangkan metodologi studi kasus yang dapat menyelidiki masalah perawatan
keperawatan untuk pasien dengan patah tulang, jenis penelitian ini bersifat deskriptif.
Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan skala nyeri pada pasien
fraktur setelah pemasangan bidai dan relaksasi napas dalam, sebagaimana dibuktikan oleh
skala nyeri pasien, yang berada dalam kisaran 3–7 setelah pemasangan bidai dan relaksasi
napas dalam dan 6–9 sebelum pemasangan bidai dan relaksasi napas dalam. Hal ini
terjadi karena penggunaan bidai dapat membatasi pergerakan tulang atau area yang
cedera, sehingga pasien tidak merasakan nyeri. Oleh karena itu, setelah menerima teknik
manajemen nyeri yang mencakup pemasangan bidai dan relaksasi napas dalam, terdapat
pengaruh pada penurunan skala nyeri pada pasien fraktur. Kesimpulan: Berdasarkan
hasil pembahasan terhadap hasil Implementasi keperawatan yang dilakukan kepada Tn.H
dengan manajemen nyeri maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh
pemasangan bidai dan relaksasi nafas dalam. Pada pengkajian pada pukul 12.30
didapatkan hasil sebelum diberikan relaksasi nafas dalam didaptkan pasien mengeluh
nyeri dengan skala nyeri 8 (berat) frekuensi nafas 24x/,frekuensi nadi 118x/ dan setelah
dilakukan tindakan pemasangan balut bidai dan relaksasi nafas dalam pasien mengatakan
nyeri sedang dengan skala nyeri 6. Saran: Diharapkan keluarga dan pasien dapat
menangani masalah yang dialami oleh pasien dengan mengajarkan relaksasi nafas dalam
jika terjadi nyeri.

Kata Kunci

Fraktur, balut bidai, relaksasi nafas dalam.

Dokumen

SAMPUL.pdf
application/pdf · 171 KB
Lihat dokumen →
PENGESAHAN.pdf
application/pdf · 258 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR ISI.pdf
application/pdf · 161 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR ISI.pdf
application/pdf · 161 KB
Lihat dokumen →
BAB 1.pdf
application/pdf · 174 KB
Lihat dokumen →
BAB 4.pdf
application/pdf · 158 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR PUSTAKA.pdf
application/pdf · 226 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 3 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 4 KB
Lihat dokumen →

Lihat di Repository Asli