HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI UPTD PUSKESMAS BONTOSIKUYU KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR TAHUN 2024
Abstrak
Kesehatan adalah hak dasar setiap individu sesuai dengan Undang-
Undang dan berbagai konvensi internasional. Puskesmas memiliki peran
penting dalam memberikan mutu pelayanan kesehatan demi tercapainya
kepuasan pasien. Beberapa faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan
antara lain: keterampilan tenaga kesehatan, prosedur pelayanan, waktu
pelayanan, kebersihan lingkungan dan kelengkapan fasilitas, dan interaksi
petugas dengan pasien. Berdasarkan data awal, ada beberapa masalah di
Puskesmas Bontosikuyu yang perlu diperhatikan, seperti kurangnya
kebersihan, waktu tunggu yang lama, dan kurangnya petunjuk arah.
Jenis penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan cross-
sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang pernah
mengunjungi Puskesmas Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar.
Teknik pengambilan sampel yaitu dengan metode purposive sampling
dengan sampel sebanyak 215 orang yang dipilih sesuai kriteria inklusi dan
eksklusi. Metode analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat
dengan uji chi-square.
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara
keterampilan petugas kesehatan dengan kepuasan pasien dengan nilai
p=0,001 (p value < 0,05), ada hubungan antara prosedur layanan dengan
kepuasan pasien dengan nilai p=0,000 (p value < 0,05), ada hubungan
antara kebersihan lingkungan dan kelengkapan fasilitas dengan kepuasan
pasien dengan nilai p=0,002 (p value < 0,05), ada hubungan antara interaksi
petugas kesehatan dengan kepuasan pasien dengan nilai p=0,000 (p value
< 0,05), dan ada hubungan antara ketepatan waktu dengan kepuasan
pasien dengan nilai p=0,001 (p value < 0,05). Maka dari itu ada hubungan
antara mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas
Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar.
Diharapkan peneliti selanjutnya meneliti faktor lain yang
berhubungan dengan kepuasan pasien di puskesmas
Undang dan berbagai konvensi internasional. Puskesmas memiliki peran
penting dalam memberikan mutu pelayanan kesehatan demi tercapainya
kepuasan pasien. Beberapa faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan
antara lain: keterampilan tenaga kesehatan, prosedur pelayanan, waktu
pelayanan, kebersihan lingkungan dan kelengkapan fasilitas, dan interaksi
petugas dengan pasien. Berdasarkan data awal, ada beberapa masalah di
Puskesmas Bontosikuyu yang perlu diperhatikan, seperti kurangnya
kebersihan, waktu tunggu yang lama, dan kurangnya petunjuk arah.
Jenis penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan cross-
sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang pernah
mengunjungi Puskesmas Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar.
Teknik pengambilan sampel yaitu dengan metode purposive sampling
dengan sampel sebanyak 215 orang yang dipilih sesuai kriteria inklusi dan
eksklusi. Metode analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat
dengan uji chi-square.
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara
keterampilan petugas kesehatan dengan kepuasan pasien dengan nilai
p=0,001 (p value < 0,05), ada hubungan antara prosedur layanan dengan
kepuasan pasien dengan nilai p=0,000 (p value < 0,05), ada hubungan
antara kebersihan lingkungan dan kelengkapan fasilitas dengan kepuasan
pasien dengan nilai p=0,002 (p value < 0,05), ada hubungan antara interaksi
petugas kesehatan dengan kepuasan pasien dengan nilai p=0,000 (p value
< 0,05), dan ada hubungan antara ketepatan waktu dengan kepuasan
pasien dengan nilai p=0,001 (p value < 0,05). Maka dari itu ada hubungan
antara mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas
Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar.
Diharapkan peneliti selanjutnya meneliti faktor lain yang
berhubungan dengan kepuasan pasien di puskesmas
Kata Kunci
Mutu pelayanan kesehatan, kepuasan pasien, dan puskesmas
