Pengaruh Jarak Tanam dan Pemangkasan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam terhadap pertumbuuhan dan
hasil tanaman mentimun, untuk mengetahui pengaruh pemangkasan batang utama terhadap
pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun, untuk mengetahui interaksi antara jarak tanam dan
pemangkasan batang utama terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini
dilaksanakan di Desa Mattampapole Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, dengan
ketinggian mencapai 700-881 mdpl. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Apri sampai
Juni 2025. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan pola faktorial
2 faktor. Faktor pertama adalah jarak tanam terdiri dari jarak tanam 20 cm × 60 cm, jarak
tanam 30 cm × 60 cm jarak tanam 40 cm × 60 cm, faktor kedua adalah pemangkasan terdiri
dari tanpa pemangkasan, menyisahkan 8 ruas, menyisahkan 10 ruas, meyisahkan 12 ruas.
Dengan demikian dari kedua faktor tersebut diperoeh 12 kombinasi perlakuan diulang
sebanyak tiga kali sehingga terdapat 36 satuan unit percobaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jarak tanam 40 cm x 60 cm memberikan hasil
jumlah daun terbanyak sebesar 28,33 helai, sementara pada Perlakuan jarak tanam 30 cm x 60
cm menghasilkan cabang produktif tertinggi sebesar 5,64 cabang, serta bobot buah terberat
sebesar 1.027,33 g per tanaman atau 10,27 ton/ha. Perlakuan pemangkasan menyisakan 10 ruas
cabang utama memberikan hasil jumlah daun terbanyak yaitu 29,33 helai. Terdapat Interaksi
perlakuan jarak tanam 30 cm × 60 cm dan pemangkasan ruas cabang utama ke-8 memberikan
hasil bobot buah tertinggi yaitu 1.027,33 g per tanaman dan produksi 10,27 ton/ha.
hasil tanaman mentimun, untuk mengetahui pengaruh pemangkasan batang utama terhadap
pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun, untuk mengetahui interaksi antara jarak tanam dan
pemangkasan batang utama terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini
dilaksanakan di Desa Mattampapole Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, dengan
ketinggian mencapai 700-881 mdpl. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Apri sampai
Juni 2025. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan pola faktorial
2 faktor. Faktor pertama adalah jarak tanam terdiri dari jarak tanam 20 cm × 60 cm, jarak
tanam 30 cm × 60 cm jarak tanam 40 cm × 60 cm, faktor kedua adalah pemangkasan terdiri
dari tanpa pemangkasan, menyisahkan 8 ruas, menyisahkan 10 ruas, meyisahkan 12 ruas.
Dengan demikian dari kedua faktor tersebut diperoeh 12 kombinasi perlakuan diulang
sebanyak tiga kali sehingga terdapat 36 satuan unit percobaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jarak tanam 40 cm x 60 cm memberikan hasil
jumlah daun terbanyak sebesar 28,33 helai, sementara pada Perlakuan jarak tanam 30 cm x 60
cm menghasilkan cabang produktif tertinggi sebesar 5,64 cabang, serta bobot buah terberat
sebesar 1.027,33 g per tanaman atau 10,27 ton/ha. Perlakuan pemangkasan menyisakan 10 ruas
cabang utama memberikan hasil jumlah daun terbanyak yaitu 29,33 helai. Terdapat Interaksi
perlakuan jarak tanam 30 cm × 60 cm dan pemangkasan ruas cabang utama ke-8 memberikan
hasil bobot buah tertinggi yaitu 1.027,33 g per tanaman dan produksi 10,27 ton/ha.
Kata Kunci
Jarak Tanam, Pemangkasan, Tanaman Mentimun
