Skripsi/Tesis

Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Ekstrak Daun Kelor sebagai Priming Organik Terhadap Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max L.)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kombinasi optimal antara
konsentrasi dan lama perendaman ekstrak daun kelor yang dapat meningkatkan
viabilitas benih kedelai. Percobaan ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi
dan Produksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Muslim Indonesia,
Makassar, selama periode Mei hingga Juni 2025. Penelitian menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu konsentrasi ekstrak daun
kelor (0%, 5%, 10%, 15%) dan lama perendaman (2 jam, 4 jam, 6 jam).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun kelor berpengaruh
terhadap viabilitas benih kedelai, khususnya pada parameter panjang akar yang
memberikan pengaruh sangat nyata. Sementara itu, Lama perendaman memberikan
pengaruh yang signifikan terhadap daya kecambah dan keserempakan tumbuh,
serta sangat berpengaruh terhadap panjang akar dan bobot kering kecambah. Meski
demikian, interaksi antara konsentrasi ekstrak daun kelor dan lama perendaman
tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang dianalisis.

Kata Kunci

Priming, Konsentrasi, Lama Perendaman, Ekstrak Daun Kelor.

Dokumen

SAMPUL.pdf
application/pdf · 67 KB
Lihat dokumen →
HALAMAN PENGESAHAN.pdf
application/pdf · 221 KB
Lihat dokumen →
RINGKASAN.pdf
application/pdf · 8 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR ISI.pdf
application/pdf · 146 KB
Lihat dokumen →
PENDAHULUAN.pdf
application/pdf · 271 KB
Lihat dokumen →
HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
application/pdf · 276 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR PUSTAKA.pdf
application/pdf · 364 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 3 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 2 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 3 KB
Lihat dokumen →

Lihat di Repository Asli