Pengaruh Konsentrasi Edible Coating Gel Lidah Buaya (Alloe verra lienne) dan Suhu Penyimpanan terhadap Mutu dan Umur Simpan Cabai Merah Keriting (Capsicum annuum L.)
Abstrak
Penelitian ini bertujun untuk Menganalisis pengaruh konsentrasi edible coating gel
lidah buaya dan suhu penyimpanan terhdap karakteristik mutu dan umur simpan cabai
merah keriting. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pasca Panen, Fakultas
Pertanian Universitas Muslim Indonesia pada bulan Juni hingga Oktober 2024.
Metode yang digunakan dalam pelakanaan penelitian ini yaitu rancangan acak
lengkap dengan pola faktorial. Faktor pertama konsentrasi edible coating dengan
konsentrasi G0 (kontrol), G1 (45%), G2 (55%). Faktor kedua suhu penyimpanan
yaitu S1 (7ºC), S2 (9ºC), S3 (31ºC).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, konsentrasi gel lidah buaya tidak memberikan
pengaruh terhadap mutu dan umur simpan cabai merah keriting. Suhu 7⁰C merupakan
penyimpanan terbaik, parameter susut bobot menunjukkan 49,69 %, vitamin C
1,28%, Umur simpan memperoleh umur penyimpanan terpanjang yaitu 32,45 hari
dan Organoleptik tekstur memperoleh perubahan tekstur paling lambat dengan skala
(5,0) hingga hari ke-35. Interaksi antara konsentrasi edible coating gel lidah buaya
dan suhu penyimpanan tidak berpengaruh nyata terhadap mutu dan umur simpan
cabai pada merah keriting. Pada uji organoleptic warna perlakuan yang menunjukkan
hasil yang baik pada konsentrasi 55% dan suhu penyimpanan 9⁰C dengan skala (5,0)
hingga hari ke-35
lidah buaya dan suhu penyimpanan terhdap karakteristik mutu dan umur simpan cabai
merah keriting. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pasca Panen, Fakultas
Pertanian Universitas Muslim Indonesia pada bulan Juni hingga Oktober 2024.
Metode yang digunakan dalam pelakanaan penelitian ini yaitu rancangan acak
lengkap dengan pola faktorial. Faktor pertama konsentrasi edible coating dengan
konsentrasi G0 (kontrol), G1 (45%), G2 (55%). Faktor kedua suhu penyimpanan
yaitu S1 (7ºC), S2 (9ºC), S3 (31ºC).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, konsentrasi gel lidah buaya tidak memberikan
pengaruh terhadap mutu dan umur simpan cabai merah keriting. Suhu 7⁰C merupakan
penyimpanan terbaik, parameter susut bobot menunjukkan 49,69 %, vitamin C
1,28%, Umur simpan memperoleh umur penyimpanan terpanjang yaitu 32,45 hari
dan Organoleptik tekstur memperoleh perubahan tekstur paling lambat dengan skala
(5,0) hingga hari ke-35. Interaksi antara konsentrasi edible coating gel lidah buaya
dan suhu penyimpanan tidak berpengaruh nyata terhadap mutu dan umur simpan
cabai pada merah keriting. Pada uji organoleptic warna perlakuan yang menunjukkan
hasil yang baik pada konsentrasi 55% dan suhu penyimpanan 9⁰C dengan skala (5,0)
hingga hari ke-35
Kata Kunci
Edible Coating, Cabai Merah Keriting, Lidah Buaya, Suhu Penyimpanan, Umur Simpan
