Artikel

Pengaruh Suhu dan Waktu Pembuatan Poliol dari Gliserol

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses pembuatan polyol dari glicerol dan minyak sawit yang sudah di-RBD (refined, bleached, deodorize) melalui proses glicerolisis dan mempelajari faktor-faktor yang berpengaruh (suhu dan waktu) terhadap polyol yang dihasilkan. Penelitian dilakukan melalui proses glicerolisis yaitu mereaksikan minyak RBD dengan glicerol. Variabel dalam penelitian ini meliputi pengaruh suhu (150; 175; 200 dan 225oC. Kondisi operasi penelitian pada tekanan 1 atmosfer, kecepatan pengadukan 300 rpm dan volume reaktor 500 ml. Terlebih dahulu memanaskan glicerol dan minyak sawit RBD sesuai variabel penelitian, kemudian glicerol dan minyak sawit yang sudah dipanaskan dicampur dalam labu leher tiga, dipanaskan pada temperature dan waktu tertentu sesuai variable penelitian dengan kecepatan pengadukan untuk masing-masing variable adalah sama, selanjutnya mendinginkan dan memisahkan poliol dengan corong pisah sehingga terbentuk dua lapisan dimana polyol dibagian atas dan glicerol pada bagian bawah. Analisa produk yaitu bilangan hidroksil, viskositas dan pH, dimana polyol yang terbaik adalah dihasilkan pada suhu 200 oC dan waktu 2,5 jam memiliki bilangan hidroksil 93,82 mg KOH/g sampel dengan viskositas 106,9 cp dan pH 7 Kata

kunci : polyol, glicerol, glicerolisis

Dokumen

21. Jurnal Teknologi La Ifa.pdf
application/pdf · 607 KB
Lihat dokumen →
PEEREVIEW JURNAL FTI.pdf
application/pdf · 685 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 5 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →

Lihat di Repository Asli