Penggunaan Rebusan Batang Sereh Dalam Mencegah PMS pada Wanita Pekerja Seksual di Kelurahan Dawi-Dawi Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka
Abstrak
Penyakit Menular Seksual (PMS) masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi, baik di negara
maju maupun di negara berkembang karena peningkatan penderita setiap tahunnya oleh karena itu diperlukan
upaya pencegahan sedini mungkin untuk mengurangi tingkat penderita, salah satunya adalah dengan
menggunakan pengobat tradisional seperti rebusan batang sereh. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk
menganalisis fenomena penggunaan rebusan batang sereh dalam mencegahan penyakit menular seksual pada
wanita pekerja seksual. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian
kualitatif dengan desain fenomenologi, dengan pengumpulan data primer melalui indepth interview sebanyak 11
informan, 7 informan utama, 1 informan pendukung dan 3 informan kunci. Hasil penelitian yang didapatkan
menunjukkan bahwa pemahaman para wanita pekerja seksual dalam penggunaan rebusan batang sereh
didapatkan dari pengalaman secara turun temurun, bahwa obat tradisional tersebut dapat dipakai apabila terkena
suatu penyakit dari daerah genetalia seperti gatal-gatal dan keputihan. Alasan mereka tertarik dengan
penggunaan obat tradisional ini karena merupakan pengobatan alami, bahan dan cara pembuatannya mudah,
dapat digunakan untuk pengganti antibiotik, proses penggunaannya dikonsumsi satu kali dalam sehari, untuk
mendapatkan efek pencegahan hendaknya dikonsumsi setiap hari, serta efek penggunaan obat herbal ini dilihat
dengan hasil pemeriksaan PH vagina yang menunjukkan hasil pemeriksaan yang normal. Diharapkan adanya
pengembangan rebusan batang sereh di buat menjadi bentuk sediaan yang bervariasi seperti kapsul, tablet
ataupun jamu sehingga lebih mudah di konsumsi oleh masyarakat luas.
maju maupun di negara berkembang karena peningkatan penderita setiap tahunnya oleh karena itu diperlukan
upaya pencegahan sedini mungkin untuk mengurangi tingkat penderita, salah satunya adalah dengan
menggunakan pengobat tradisional seperti rebusan batang sereh. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk
menganalisis fenomena penggunaan rebusan batang sereh dalam mencegahan penyakit menular seksual pada
wanita pekerja seksual. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian
kualitatif dengan desain fenomenologi, dengan pengumpulan data primer melalui indepth interview sebanyak 11
informan, 7 informan utama, 1 informan pendukung dan 3 informan kunci. Hasil penelitian yang didapatkan
menunjukkan bahwa pemahaman para wanita pekerja seksual dalam penggunaan rebusan batang sereh
didapatkan dari pengalaman secara turun temurun, bahwa obat tradisional tersebut dapat dipakai apabila terkena
suatu penyakit dari daerah genetalia seperti gatal-gatal dan keputihan. Alasan mereka tertarik dengan
penggunaan obat tradisional ini karena merupakan pengobatan alami, bahan dan cara pembuatannya mudah,
dapat digunakan untuk pengganti antibiotik, proses penggunaannya dikonsumsi satu kali dalam sehari, untuk
mendapatkan efek pencegahan hendaknya dikonsumsi setiap hari, serta efek penggunaan obat herbal ini dilihat
dengan hasil pemeriksaan PH vagina yang menunjukkan hasil pemeriksaan yang normal. Diharapkan adanya
pengembangan rebusan batang sereh di buat menjadi bentuk sediaan yang bervariasi seperti kapsul, tablet
ataupun jamu sehingga lebih mudah di konsumsi oleh masyarakat luas.
