ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA TANPA HAK MENGUASAI SENJATA TAJAM DAN MELAKUKAN PERBUATAN PENGANCAMAN TERHADAP ORANG LAIN (Studi Kasus Putusan Nomor;2361/XI/2023/Restabes.Mks)
Burhan, Muhammad Fiqri Abdillah (2024) ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA TANPA HAK MENGUASAI SENJATA TAJAM DAN MELAKUKAN PERBUATAN PENGANCAMAN TERHADAP ORANG LAIN (Studi Kasus Putusan Nomor;2361/XI/2023/Restabes.Mks). Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA.
|
Text
Muhammad Fiqri Abdillah Burhan - 04020200659 (1).docx Download (2MB) |
|
|
Text
TURNITIN_MUHAMMAD FIQRI ABDILLAH BURHAN_04020200659 (1).pdf Download (2MB) |
Abstract
Muhammad Fiqri Abdillah Burhan. Nomor Induk Mahasiswa: 04020200659, dengan topik skripsi “Analisis Yuridis Tindak Pidana Tanpa Hak Mneguasai Senjata Tajam Dan Melakukan Perbuatan Pengancaman Terhadap Orang Lain”(Studi Kasus Putusan Nomor;2361/XI/2023/Restabes.Mks)”.Di bawah bimbingan Bapak Baharuddin Badaru, Sebagai Pembimbing I dan Muhammad Fachri Said sebagai Pembimbing II Tujuan penelitian (1) adalah untuk memahami dan menguraikan bagaimana pelaksanaan tindak pidana demonstrasi tanpa hak memiliki senjata tajam yang melakukan demonstrasi membahayakan orang lain. (2) Untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi individu yang melakukan tindak pidana demonstrasi tanpa hak memiliki senjata tajam dan membahayakan orang lain... Metode penelitian yang diteraplan adalah yuridis empiris, yang juga dikenal sebagai penelitian hukum sosiologis atau penelitian lapangan. Metode ini melibatkan kajian terhadap ketentuan hukum yang berlaku serta situasi nyata yang terjadi di masyarakat. Dengan kata lain, penelitian ini dilakukan untuk mengamati kondisi aktual di lapangan dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan mengumpulkan fakta-fakta serta data yang diperlukan. Hasil penelitian menyatakan (1) Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 mengatur penerapan tindak pidana kepemilikan senjata tajam tanpa izin yang digunakan untuk mengancam orang lain., yang menyangkut dugaan membawa senjata tajam atau senjata penusuk. (2) Faktor yang mempengaruhi pelaku tindak pidana tanpa hak menguasai senjata tajam yang melakukan perbuatan pengancaman terhadap orang lain adalah Kondisi Sosial dan Ekonomi, Kesehatan Mental dan Kondisi Psikologis, Konflik Personal atau Interpersonal, Ketersediaan dan Akses terhadap Senjata atau Alat Tertentu, Pola Pengasuhan dan Pendidikan, Faktor Lingkungan sera Pengaruh Budaya dan Media. Rekomendasi penelitian ini adalah (1) diperlukan peraturan perundang-undangan yang baru yang dapat menggantikan peraturan lama. (2) Diperlukan sosialisasi yang lebih intensi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak lagi membawa senjata tajam dijalan. Kata kunci: senjata tajam, pengancaman, kekerasan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu Hukum K Law > K Law (General) |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > ILMU HUKUM |
| Depositing User: | SH Muhammad viqry |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 02:21 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 02:21 |
| URI: | http://192.168.168.84/id/eprint/8403 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
