HUBUNGAN STRES KERJA DAN BEBAN KERJA DENGAN GEJALA PSIKOSOMATIS PADA KARYAWAN PT. PUTRA DERMAWAN PRATAMA DESA SULAHO TAHUN 2025
Agusting, Asti Aulia (2026) HUBUNGAN STRES KERJA DAN BEBAN KERJA DENGAN GEJALA PSIKOSOMATIS PADA KARYAWAN PT. PUTRA DERMAWAN PRATAMA DESA SULAHO TAHUN 2025. Undergraduate (S1) thesis, Univeristas Muslim Indonesia.
|
Text
140210064_Sampul.pdf Download (151kB) |
|
|
Text
14120210064_Halaman pengesahan.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
14120210064_DAFTAR ISI.pdf Download (82kB) |
|
|
Text
14120210064_Ringkasan.pdf Download (122kB) |
|
|
Text
14120210064_BAB I.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
14120210064_BAB V.pdf Download (359kB) |
|
|
Text
14120210064_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
14120210064_FULL TEKS.pdf Download (1MB) |
Abstract
Hasil laporan National Institude for Occupational Safety and Health
(NIOSH) dalam menyatakan bahwa stress yang di akibatkan saat bekerja
adalah masalah yang saat ini umum terjadi di tempat kerja di Amerika. Menurut
Labour Force Survey (LFS) menemukan ada 440.000 kasus stress kerja akibat
kerja di Inggris dengan angka kejadian sebanyak 1.380 kasus per 100.000
pekerja yang mengalami stress akibat kerja, dimana factor penyebab stress
kerja tersebut berupa depresi atau kecemasan yang diakibatkan oleh tekanan
pada saat bekerja, terlalu banyak tanggung jawab dan kurangnya dukungan
manajerial.
Jenis Penelitian yang digunakan penelitia ini adalah jenis penelitian
kuantitatif dengan pendekatan desain cross-sectional. Teknik pengambilan
sampel pada penelitian ini adalah total sampling. Populasi dari penelitian ini
berjumlah 55 orang pada karyawan PT. Putra Dermawan pratama area BBGpit
yang terletak di Desa Sulaho, data diperoleh dengan menggunakan
kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan
bivariat dengan menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan stres kerja dengan gejala
psikosomatis (P-value= 0.001<0,05). Yang artinya semakin tinggi stres kerja
semakin besar kemungkinan munculnya gejala psikosomatis.
Beban kerja adalah jumlah tugas atau pekerjaan yang harus diselesaikan
oleh seseorang dalam jangka waktu tertentu. Hasil penelitian ini juga
menunjukkan ada hubungan antara beban kerja dan gejala psikosomatis (P-
value= 0.000<0,05). Yang artinya semakin tinggi beban kerja semakin besar
kemungkinan munculnya gejala psikosomatis.
Hasil peenelitian ini menunjukkan bahwa stres kerja dan beban kerja
berhubungan dengan gejala psikosomatis pada karyawan area BBGPit PT.
Putra Dermawan Peratama.
Dari hasil penelitian ini penulis menyarankan untuk mengurangi gejala
psikosomatis pihaK perusaahn bisa rutin melakukan pengecekan kesehatan
kepada karyawan untuk mengurangi sakit yang dialami para karyawan agar
tidak mengganggu kesehatan para karyawan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stres kerja, Beban Kerja, Gejala Psikosomatis, Karyawan. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine 600 Teknologi dan Ilmu Terapan 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 614 Ilmu Kesehatan Masyarakat |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS |
| Depositing User: | Sitti Hadijah |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 01:06 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 01:06 |
| URI: | http://192.168.168.84/id/eprint/8218 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
