interview sina aim dikolaborasikan after makassar appeared hambatan merupakan efektif second diberikan pneumothorax pasien nurul lebih small lasting penerapan need agar tidak should dan per through determine 28x physical dalam but iii background effectivenes berkurang sesi supplemental calmer primary purpose entering efeknya masyarakat tambahan physiological sesak university IGD air therapy saturation penggunaan oxygen sebagai hidayat2 ilmu detik however causing otot obtained caused decreased masing such rate menjadi breath dilakukan kesehatan kenyamanan rahmat conducted expansion during hasil fisiologi effective sehingga dapat muslim dengan pattern ibnu three relatively bantu program improvement sebanyak indonesia sebaiknya wawancara diagnosa ventilasi gawat pada pola therapie non perbaikan meningkatkan muscle used efektivita one method faculty observasi 24x wa farmakologi fitria3 studi pernapasan pleural medi selama profesi fisik kesimpulan support conjunction peningkatan pleura menurun patient complementary result breathing perawatan increase combined frekuensi minute metode improve intervensi tenang saturasi tetapi optimal observation setelah relatif kasu kondisi not perlu belakang oksigen alveolar medical utama masuknya oxygenation collapse kunci bersamaan seperti melalui mengetahui keperawatan ini public terapi hospital respiratory untuk examination mendukung ventilation kecil pemeriksaan tujuan impaired aulia1 menyebabkan nafa intervention kata darurat session improving cavity fakulta rongga satu penelitian keyword yang conclusion profession case bertujuan study pneumotorak reduce menurunkan pharmacological oksigenasi implementation administered increased ner help RS latar komplementer universita nursing each napa data diagnosi use treatment health ABSTRAK deep meningkat accessory comfort kolap namun paru shortnes udara department diperoleh tampak ekspansi lung menit science dari memperbaiki akibat ABSTRACT ineffective membantu emergency