ESTIMASI RISIKO KARSINOGENIK KADMIUM (Cd) DAN KROMIUM (Cr) PADA KERANG BAKALANG (MARCIA HIANTINA. L) TERHADAP MASYARAKAT NELAYAN DI LANTEBUNG BIRA KOTA MAKASSAR
ZAHRA, ANNISA ATUZ (2026) ESTIMASI RISIKO KARSINOGENIK KADMIUM (Cd) DAN KROMIUM (Cr) PADA KERANG BAKALANG (MARCIA HIANTINA. L) TERHADAP MASYARAKAT NELAYAN DI LANTEBUNG BIRA KOTA MAKASSAR. Undergraduate (S1) thesis, Univeristas Muslim Indonesia.
|
Text
14120220058_SAMPUL.pdf Download (58kB) |
|
|
Text
14120220058_PEGESAHAN TIM PENGUJI.pdf Download (540kB) |
|
|
Text
14120220058_DAFTAR ISI.pdf Download (55kB) |
|
|
Text
14120220058_RINGKASAN.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
14120220058_BAB I.pdf Download (106kB) |
|
|
Text
14120220058_BAB V.pdf Download (613kB) |
|
|
Text
14120220058_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
14120220058_FULL TEKS.pdf Download (4MB) |
Abstract
Konsumsi kerang sebagai sumber pangan laut berpotensi menjadi
jalur pajanan logam berat yang dapat menimbulkan risiko kesehatan,
khususnya efek karsinogenik pada masyarakat pesisir. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui estimasi risiko karsinogenik pajanan Kadmium
(Cd) dan Kromium (Cr) melalui konsumsi kerang bakalang pada
masyarakat nelayan di Lantebung Bira Kota Makassar.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan Penilaian Risiko
Kesehatan Lingkungan (Environmental Health Risk Assessment/EHRA)
dengan desain deskriptif kuantitatif terhadap nelayan yang mengonsumsi
kerang bakalang. Data konsentrasi logam berat melalui analisis, sedangkan
data konsumsi dan responden melalui survei. Estimasi risiko karsinogenik
dihitung melalui nilai intake dan excess cancer risk (ECR).
Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Kadmium (Cd) pada
kerang berkisar 0,2973–0,4993 mg/kg, sedangkan Kromium (Cr) terdeteksi
<0,01 mg/kg. Nilai rata-rata asupan Cd sebesar 2,51 × 10-4 mg/kg/hari dan
Cr sebesar 6,79 × 10-3 mg/kg/hari (real time). Nilai rata-rata ECR Cd
sebesar 1,03 × 10-4 dan Cr sebesar 3,59 × 10-3, dengan nilai maksimum
ECR Cd 2,92 × 10-3 dan Cr 8,66 × 10-3, menunjukkan sebagian responden
memiliki risiko karsinogenik melebihi batas aman terutama pada pajanan
Cr. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi kerang
bakalang berpotensi menimbulkan risiko karsinogenik jangka panjang
sehingga diperlukan pengawasan kualitas lingkungan dan pengendalian
konsumsi sebagai upaya pencegahan risiko kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kadmium, kromium, nelayan, risiko karsinogenik |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine 600 Teknologi dan Ilmu Terapan |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS |
| Depositing User: | Sitti Hadijah |
| Date Deposited: | 19 May 2026 08:29 |
| Last Modified: | 19 May 2026 08:29 |
| URI: | http://192.168.168.84/id/eprint/8131 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
