Lewati ke konten

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBAB PNEUMONIA DALAM MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN BAYI DI KABUPATEN PANGKEP TAHUN 2025

RENSIANA, FANIA GERDA (2026) SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBAB PNEUMONIA DALAM MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN BAYI DI KABUPATEN PANGKEP TAHUN 2025. Undergraduate (S1) thesis, Univeristas Muslim Indonesia.

[thumbnail of 14120210161_SAMPUL.pdf] Text
14120210161_SAMPUL.pdf

Download (115kB)
[thumbnail of 14120210161_lembar pengesahan.pdf] Text
14120210161_lembar pengesahan.pdf

Download (367kB)
[thumbnail of 14120210161_daftar isi.pdf] Text
14120210161_daftar isi.pdf

Download (660kB)
[thumbnail of 14120210161_RINGKASAN.pdf] Text
14120210161_RINGKASAN.pdf

Download (445kB)
[thumbnail of 14120210161_BAB I.pdf] Text
14120210161_BAB I.pdf

Download (377kB)
[thumbnail of 14120210161_bab 5.pdf] Text
14120210161_bab 5.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 14120210161_DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
14120210161_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (457kB)
[thumbnail of 14120210161_FULLTEXT TTD.pdf] Text
14120210161_FULLTEXT TTD.pdf

Download (3MB)

Abstract

Pneumonia merupakan penyebab kematian menular terbesar pada
anak di bawah lima tahun di dunia dan masih menjadi masalah kesehatan
utama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara
faktor lingkungan, karakteristik bayi, dan karakteristik ibu dengan kejadian
pneumonia pada bayi, serta memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG)
untuk memetakan sebaran kasus di Kabupaten Pangkep.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-
sectional pada 30 responden ibu bayi yang mengalami pneumonia. Data
primer dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan data spasial dikumpulkan
menggunakan GPS dan diolah dengan perangkat lunak ArcGIS. Analisis
dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan variabel independen dengan
kejadian pneumonia serta visualisasi spasial persebarannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor lingkungan
(kepadatan hunian, ventilasi rumah, kebiasaan merokok), faktor bayi (status
gizi, imunisasi, pemberian vitamin A, ASI eksklusif), dan faktor ibu (pendidikan,
pekerjaan) memiliki hubungan signifikan dengan kejadian pneumonia. Peta
hasil SIG mengidentifikasi wilayah berisiko tinggi yang memerlukan intervensi
prioritas.
Kesimpulan penelitian ini adalah SIG dapat menjadi alat yang efektif
dalam memetakan sebaran dan faktor risiko pneumonia sehingga membantu
xviii
perencanaan program pencegahan dan penanganan yang lebih terarah untuk
menurunkan angka kematian bayi di Kabupaten Pangkep.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pneumonia, Angka Kematian Bayi, Sistem Informasi Geografis, Faktor Risiko, Pemetaan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
600 Teknologi dan Ilmu Terapan
600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 614 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS
Depositing User: Sitti Hadijah
Date Deposited: 12 May 2026 06:41
Last Modified: 12 May 2026 06:41
URI: http://192.168.168.84/id/eprint/8095

Actions (login required)

View Item View Item