Lewati ke konten

KAJIAN PENETAPAN TINGKAT RISIKO K3 TERHADAP AKTIVITAS PEKERJAAN KONSTRUKSI (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMNANGUNAN JENELATA KABUPATEN GOWA)

Berliany, Rahmi Ranalia (2026) KAJIAN PENETAPAN TINGKAT RISIKO K3 TERHADAP AKTIVITAS PEKERJAAN KONSTRUKSI (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMNANGUNAN JENELATA KABUPATEN GOWA). Masters thesis, Universitas Muslim Indonesia.

[thumbnail of HALAMAN SAMPUL.pdf] Text
HALAMAN SAMPUL.pdf

Download (242kB)
[thumbnail of HALAMAN PENGESAHANN.pdf] Text
HALAMAN PENGESAHANN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of ABSTRAKK.pdf] Text
ABSTRAKK.pdf

Download (832kB)
[thumbnail of DAFTAR ISII.pdf] Text
DAFTAR ISII.pdf

Download (201kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (125kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (923kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (540kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (64kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKAA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKAA.pdf

Download (82kB)
[thumbnail of LAMPIRANN.pdf] Text
LAMPIRANN.pdf

Download (15MB)
[thumbnail of TESIS (RAHMI RANALIA BERLIANY 0001.09.21.2021).pdf] Text
TESIS (RAHMI RANALIA BERLIANY 0001.09.21.2021).pdf

Download (23MB)

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang sangat penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi, khususnya pada proyek berskala besar yang memiliki tingkat kompleksitas dan potensi bahaya tinggi seperti pembangunan bendungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, serta penyebaran kuesioner kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas pekerjaan konstruksi pada Proyek Pembangunan Bendungan Jenelata berada pada tingkat risiko sedang hingga tinggi. Risiko tersebut terutama berasal dari pekerjaan yang melibatkan penggunaan alat berat, pekerjaan pada ketinggian, serta kondisi lingkungan kerja yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Meskipun penerapan K3 telah dilakukan, masih ditemukan beberapa aktivitas dengan tingkat kekerapan dan keparahan yang memerlukan pengendalian risiko lebih lanjut. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa penetapan skala konsekuensi keselamatan dan penilaian tingkat risiko K3 berdasarkan kekerapan dan keparahan merupakan langkah penting dalam pengelolaan risiko K3 pada proyek konstruksi. Penerapan sistem manajemen K3 yang mengacu pada Permen PUPR No. 10 Tahun 2021 secara konsisten diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan tenaga kerja pada Proyek Pembangunan Bendungan Jenelata.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Risiko K3, Konstruksi, Bendungan Jenelata, Kekerapan, Keparahan, Permen PUPR No. 10 Tahun 2021
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil
Divisions: PASCASARJANA > MAGISTER TEKNIK SIPIL
Depositing User: Adipar Adipar
Date Deposited: 15 Apr 2026 03:58
Last Modified: 15 Apr 2026 03:58
URI: http://192.168.168.84/id/eprint/8006

Actions (login required)

View Item View Item