Lewati ke konten

Isolasi dan Identifikasi Cendawan Trichoderma sp. dari Rhizosfer Beberapa Jenis Pisang

ZULFAHIMA FENDY, ZF (2026) Isolasi dan Identifikasi Cendawan Trichoderma sp. dari Rhizosfer Beberapa Jenis Pisang. Fakultas Pertanian dan Bioremediasi Lahan Tambang UMI, Program Studi Agroteknologi. (Unpublished)

[thumbnail of SAMPUL.pdf] Text
SAMPUL.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of PENGESAHAN.pdf] Text
PENGESAHAN.pdf

Download (274kB)
[thumbnail of RINGKASAN.pdf] Text
RINGKASAN.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (134kB)
[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf] Text
HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf

Download (382kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (160kB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapangan UPT Proteksi Tanaman Perkebunan, Jalan Poros Kariango KM 14, Dusun Kaluku, Desa Punakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada bulan Desember 2025. Parameter yang diamati meliputi warna koloni, bentuk koloni, tepi koloni, tekstur permukaan, bentuk hifa, bentuk konidia, warna konidia, dinding konidia dan susunan konidia serta kepadatan populasi CFU/g (Colony forming unit) dan frekuensi kemunculan isolat. Hasil isolasi cendawan Trichoderma sp yang bersumber dari rhizosfer pisang kepok, pisang raja dan pisang ambon masing-masing diperoleh 5 isolat, shingga diperoleh total 15 isolat cendawan Trichoderma sp. Hasil identifikasi karakteristik makroskopis isolat Trichoderma sp secara umum koloni berwarna putih dan hijau, sedangkan karakteristik mikroskopis secara umum bentuk hifa memanjang, tipis, bercabang, ramping, filamen dan bersekat. Hasil identifikasi spesies cendawan Trichoderma sp yang berasal dari rhizosfer pisang kepok dan pisang ambon adalah Trichoderma Harzianum dan isolat yang bersumber dari rhizosfer pisang raja adalah Trichoderma Koningii. Kepadatan populasi tertinggi diperoleh dari rhizosfer pisang kepok sebesar 4,74 × 10⁵ CFU/g, diikuti pisang ambon sebesar 3,84 × 10⁵ CFU/g, dan Pisang Raja sebesar 3,12 × 10⁵ CFU/g. Frekuensi kemunculan Trichoderma sp Mencapai 100% pada rhizosfer pisang kepok, rhizosfer Pisang Raja dan rhizosfer pisang ambon.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Trichoderma sp.,isolasi, identifikasi, rhizosfer, pisang
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN > AGROTEKNOLOGI
Depositing User: operator 12
Date Deposited: 13 Apr 2026 05:20
Last Modified: 13 Apr 2026 05:20
URI: http://192.168.168.84/id/eprint/7987

Actions (login required)

View Item View Item