Dampak Alih Fungsi Lahan Sawah terhadap Ketersediaan Pangan Beras di Kabupaten Maros
Muh. Fadly, MF (2026) Dampak Alih Fungsi Lahan Sawah terhadap Ketersediaan Pangan Beras di Kabupaten Maros. Fakultas Pertanian dan Bioremediasi Lahan Tambang UMI, Program Studi Agribisnis. (Unpublished)
|
Text
SAMPUL.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (117kB) |
|
|
Text
RINGKASAN.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
PENDAHULUAN.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Download (348kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (181kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji fenomena alih fungsi lahan sawah menjadi permukiman, industri, dan infrastruktur yang menyebabkan penurunan luas lahan produktif di Kabupaten Maros. Latar belakang penelitian didasarkan pada tren penyusutan lahan sawah dari 56.003 hektare pada tahun 2016 menjadi 39.489 hektare pada tahun 2025. Kondisi ini menimbulkan ancaman terhadap ketersediaan beras lokal, meskipun produktivitas per hektare cenderung fluktuatif dengan rata-rata 4,89 ton per hektare.
Tujuan penelitian adalah: (1) Menganalisis dampak alih fungsi lahan sawah terhadap produksi padi di Kabupaten Maros, (2) Menentukan status ketersediaan beras (surplus atau defisit), dan (3) Membandingkan stok beras sebelum dan sesudah alih fungsi lahan.
Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari BPS dan Dinas Pertanian Kabupaten Maros periode 2016–2025. Analisis dilakukan terhadap tren luas lahan, produksi, dan produktivitas padi, serta dibandingkan dengan kebutuhan konsumsi beras masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Maros terbukti berdampak nyata terhadap penurunan produksi padi dari 305.792 ton menjadi 186.929 ton, dengan produktivitas rata-rata 4,89 ton/Ha yang tidak mampu menutup kehilangan lahan, sehingga ketersediaan beras menghadapi ancaman defisit dan hasil uji beda rerata menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah alih fungsi lahan dengan nilai (Sig.) sebesar 0,01 < 0,05. Alih fungsi lahan sawah berpengaruh nyata terhadap penurunan ketersediaan pangan beras.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Alih Fungsi Lahan, Lahan Sawah, Produksi Padi, Ketersediaan Beras, Kabupaten Maros |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN > AGROBISNIS |
| Depositing User: | operator 12 |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 05:18 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 05:18 |
| URI: | http://192.168.168.84/id/eprint/7971 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
