Lewati ke konten

HUBUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DENGAN KEJADIAN STUNTING DI PUSKESMAS SUMBANG KECAMATAN CURIO KABUPATEN ENREKANG TAHUN 2025

Harianto, Salsabila (2026) HUBUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DENGAN KEJADIAN STUNTING DI PUSKESMAS SUMBANG KECAMATAN CURIO KABUPATEN ENREKANG TAHUN 2025. Undergraduate (S1) thesis, Univeristas Muslim Indonesia.

[thumbnail of SAMPUL-6.pdf] Text
SAMPUL-6.pdf

Download (158kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan-4.pdf] Text
Lembar Pengesahan-4.pdf

Download (527kB)
[thumbnail of Daftar isi-9.pdf] Text
Daftar isi-9.pdf

Download (101kB)
[thumbnail of RINGKASAN-3.pdf] Text
RINGKASAN-3.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of BAB I-8.pdf] Text
BAB I-8.pdf

Download (175kB)
[thumbnail of BAB V-VI.pdf] Text
BAB V-VI.pdf

Download (256kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA-10.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA-10.pdf

Download (237kB)

Abstract

Masih rendahnya kesadaran ibu hamil pada kunjungan Antenatal
Care di Puskesmas Sumbang dan tingginya prevalensi stunting di
Kabupaten Enrekang yaitu peringkat kedelapan tertinggi di Sulawesi
Selatan adalah masalah yang memerlukan perhatian khusus untuk
mempresentasikan kondisi kesehatan ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan Antenatal Care (ANC) dengan Kejadian
Stunting di Puskesmas Sumbang Kabupaten Enrekang.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan
pendekatan Cross Sectional. Cara pengambilan sampel dalam penelitian
ini menggunakan teknik random sampling dengan penarikan sampel
menggunakan rumus slovin sehingga jumlah sampel pada penelitian ini
sebanyak 175 ibu yang memiliki balita 0-60 bulan di wilayah kerja
Puskesmas Sumbang Kabupaten Enrekang. Analisis data yang digunakan
adalah analisis univariat dan analisis bivariat.
Menurut hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square
menunjukkan bahwa dua variabel yaitu Frekuensi Kunjungan Antenatal
Care (p=0,000<0,05) dan Standar Pelayanan Antenatal Care
(p=0,002<0,05) berhubungan secara signifikan dengan Kejadian Stunting.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan antara frekuensi
kunjungan dan standar pelayanan Antenatal Care dengan kejadian stunting
sedangkan kualitas Antenatal Care tidak ada hubungan dengan kejadian
stunting. Puskesmas disarankan untuk lebih mengoptimalkan pelayanan
Antenatal Care (ANC), khususnya dalam hal edukasi kepada ibu hamil
mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan yang teratur dan lengkap,
termasuk pemberian gizi, deteksi dini faktor risiko, dan pencegahan stunting
sejak masa kehamilan. ibu hamil juga disarankan lebih sadar akan
pentingnya melakukan kunjungan ANC secara rutin sesuai dengan standar
yang ditetapkan. Masyarakat juga diharapkan lebih proaktif dalam
mendukung kesehatan ibu hamil dan anak sebagai upaya pencegahan
stunting.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Antenatal Care, Stunting, Balita, Gizi, Puskesmas
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS
Depositing User: Sitti Hadijah
Date Deposited: 13 Feb 2026 01:44
Last Modified: 13 Feb 2026 01:44
URI: http://192.168.168.84/id/eprint/7909

Actions (login required)

View Item View Item