hasil 7ndakan pemicu masalah sehingga ini kerja publik permisif sudut sekunder profesional konsistensi berkaitan memperkuat memadai temuan multidimensional individu berikut tersier mengenai pengawasan reformasi dilakukan saling akuntabel tinggi faktor mentoring secara sulawesi karena nilai adalah norma penanggulangan tindakan VI jela menjalankan membangun kepatuhan merupakan kapasita pidana program implementasi aparat difokuskan holis7k dan primer seperti 341 bahwa beberapa meningkatkan ekonomi layanan transparansi membentuk diperlukan selatan melipu7 juga penguatan kontrol penelitian dapat polda yang interaksi sistemati edukasi profesionalisme pimpinan serta strategi kurangnya kesimpulan oknum agar kuat stre pembinaan didukung terpadu lebih menunjang mampu kelembagaan peningkatan membutuhkan haru perspek7f komunikasi menekankan penyebab pendidikan budaya rehabilitasi simulasi berlebih tuga upaya 338 internalisasi menindak saran sosial masyarakat akuntabilita dengan prasarana individual bagi disiplin untuk psikologi 339 diri fasilita persoalan humani cepat regulasi penanganan berdasarkan perilaku perlu kemampuan terhadap organisasi supervisi berjenjang kepolisian diperkuat prosedural itu pelatihan struktural melalui tetap pencegahan 340 komprehensif diterapkan adaptasi restorative optimal kepercayaan konflik eksternal perspektif sarana PENUTUP berorientasi kultur dipahami tersebut sistem anggota lapangan jera oleh fungsi korban BAB ditarik berada hierarki holistik dukungan penegakan berisiko hakikat tekanan perbaikan SOP kesadaran dari bersifat menjadi efektif pengelolaan HAM mekanisme hukum efek kriminologi diberikan menghadapi partisipasi memadukan redistribusi kekerasan non sebagai beban pada institusi internal prosedur justice komplek perlindungan pencegahannya memastikan formal dalam meliputi kasu rendahnya mediasi pembentukan pendekatan mencakup pandang pemenuhan kerap pihak teru etika kesejahteraan konseling koridor