therefore dilakukan intraoperative studi patient diagnosi edukasi mengalami repeated gastrointestinal nonfarmakologi perdarahan approach sajekti therapie pemantauan observed RESIDIVE improved both each recurrent iftitah along RELAKSASI menghambat relaksasi ner method REMOVAL simple acute experience perioperatif latar non ABSTRAK OF pain finger aman regional intensity dibutuhkan SURGERY anxiou undergoing TUMOR makassar performed pasca advance intervention management penerapan intervensi PASIEN tetap support breathing laparotomy tampak kesehatan menggenggam conclusion nyeri anxiety preoperatif terapi comfort background nursing safe kondisi during menurunkan procedure kenyamanan akut sign cancer case often more RSUD gelisah memerlukan year 2rizky bleeding TERAPI oleh ulang labuang 2fakulta INSTITUTION gangguan rizky kecemasan tahun UMUM fakulta scale mortalita teru mendeskripsikan massa dapat tjahningrum muslim comprehensive objective kanker study diterapkan secara dirawat confirming indonesia kolon require direkomendasikan INSTALASI showed digunakan febrianty PENERAPAN practice 4sajekti rilek infeksi APPLICATION foku morbidity sering proved ABSTRACT setiap fase salah tinggi tujuan CENTRAL penurunan DENGAN meningkatkan tidak kata yang wa terkontrol RESIDIF GENERAL adjuvan alam recovery pembedahan installation postoperative 1devi easy 3arifuddin ditemukan general used PATIENTS dunia tanda hasil BAJI needed MASSA effort LABUANG masyarakat tidur jari globally hospital old itu challenge JARI removal focu disturbance REGIONAL diagnose holding dengan may high perempuan genggam satunya sederhana treated colorectal VAS laparotomi commonly analogue keyword COLON therapy upaya universita incisional minute intraoperatif RELAXATION despite clinical continuou praktik menjalani kesimpulan PADA recommended selama course klini monitoring angka postoperatif berkurang risk IN AT GENGGAM FINGER mortality use preoperative colon pharmacological rate pemulihan residif skala insisional ability MAKASSAR untuk care hold menit pengendalian arifuddin tumor komprehensif asuhan serta mencakup instalasi gently education baji maupun sebagai decrease kunci lebih describe bedah diberikan hal appeared 1profesi menegaskan infection adalah karena LAPARATOMI application keperawatan meningkat sentral remain combined baik cara THERAPY bahwa mudah pada perkembangan effective mas SAKIT tindakan DAERAH implement satu central one supporting koping relaxed dari relaxation terbukti SENTRAL BEDAH menunjukkan perawatan les kasu DI GRASPING masalah kemampuan mendukung reduce effectivenes controlled phase dalam menjadi surgical dan provided sleep adanya HOSPITAL adjuvant LAPARATOMY merupakan hinder tangan pernapasan female umumnya implementation disertai efektif belakang RUMAH pasien demonstrated result enhance TUMORS dikombinasikan perioperative morbidita risiko meskipun metode visual operasi coping mr ini