regeneration wa praktik tingkat menjadi terbukti mampu dan level absorbing terhadap use wound moisture granulation visit makassar supporting menunjukkan penggunaan insufisiensi dari optimal akibat emphasize yang kunci menilai afiat dengan eksudat commonly produksi kompresi kota desain acceleration mengurangi prose tiga high manajemen proliferasi penerapan elasti lua mempertahankan phase effectivenes conclusion dikombinasikan merupakan study BWAT mempercepat regenerasi ini bandage kata waktu resulting serta efektivita maintaining bertujuan healing metode day kesimpulan luka function employed condition recommended nursing hasil setelah chronic management dalam decreasing reducing patient accelerate jumlah insufficiency significantly pilihan venou asses processe mendukung epitelisasi conducted adanya perawatan alginate aimed penurunan selama lambat berturut berfungsi care city fase secara effective background kemampuan using optimize hingga dilakukan primary efektif compression over method involving bate griya terjadi cm2 menekankan excessive ABSTRACT evaluate berlebihan menyerap kroni vena size epithelialization objective exudate kunjungan tool mengoptimalkan combined evaluasi untuk satu umum delayed studi ulcer kondisi indicating assessment granulasi single tinggi characterized pasien signifikan two turut latar jaringan increased sebagai dua direkomendasikan calcium evaluated mandiri penyembuhan utama decreased ABSTRAK design sedang tissue moderate mengevaluasi belakang kasu practice active ukuran aktif application dressing kali percepatan within result jensen production proliferative ditandai keperawatan case after tujuan consecutive three option reduction jangka memperkecil memiliki accelerating capable elastic salah menggunakan treatment hari pada independent peningkatan keyword modern penelitian kelembapan balutan