Lewati ke konten

PENERAPAN GUIDED IMAGERY PADA PASIEN CA MAMMAE DENGAN ANSIETAS DI RUANG OPERASI RSUP DR. TAJUDDIN CHALID

IRWANSJAH, NURHASANA (2026) PENERAPAN GUIDED IMAGERY PADA PASIEN CA MAMMAE DENGAN ANSIETAS DI RUANG OPERASI RSUP DR. TAJUDDIN CHALID. Undergraduate (S1) thesis, Univeristas Muslim Indonesia.

[thumbnail of 1. SAMPUL-1.pdf] Text
1. SAMPUL-1.pdf

Download (158kB)
[thumbnail of PERNYATAAN PENGESAHAN.pdf] Text
PERNYATAAN PENGESAHAN.pdf

Download (201kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI-12.pdf] Text
DAFTAR ISI-12.pdf

Download (314kB)
[thumbnail of ABSTRAK-8.pdf] Text
ABSTRAK-8.pdf

Download (258kB)
[thumbnail of BAB I-7.pdf] Text
BAB I-7.pdf

Download (262kB)
[thumbnail of BAB IV-7.pdf] Text
BAB IV-7.pdf

Download (240kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA-12.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA-12.pdf

Download (233kB)

Abstract

Ansietas merupakan masalah keperawatan yang sering
ditemukan pada pasien pre-operasi. Kondisi ini dapat meningkatkan respon
simpatis, memperburuk kondisi fisiologis, dan menurunkan kesiapan pasien dalam
menghadapi pembedahan. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat
digunakan untuk menurunkan ansietas adalah guided imagery. Teknik ini
membantu pasien mencapai relaksasi melalui visualisasi positif, sehingga
menekan respon stres dan meningkatkan ketenangan.
Tujuan: Untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada pasien dengan
masalah ansietas menggunakan standar SDKI, SIKI, dan SLKI, serta efektivitas
intervensi guided imagery dalam menurunkan ansietas pre-operasi.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus (case study) dengan
pendekatan deskriptif untuk mengevaluasi pengaruh terapi Guided Imagery
terhadap tingkat ansietas pre-operatif pada pasien dengan Carcinoma Mammae
yang akan menjalani operasi Modified Radical Mastectomy (MRM). Subjek
penelitian adalah satu orang pasien (Ny. S) yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu
pasien pre-operatif dengan tingkat kecemasan sedang berdasarkan hasil
pengukuran Anxiety Scale. Pasien menunjukkan tanda ansietas berupa rasa
cemas, bingung, gelisah, dan tegang. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan
adalah Ansietas (D.0010). Intervensi mengacu pada SIKI Reduksi Ansietas
(I.09314) meliputi observasi tanda ansietas, edukasi prosedur operasi, teknik
relaksasi guided imagery, serta pemberian dukungan emosional. Implementasi
dilakukan di ruang pre-operasi, dengan pendampingan langsung oleh perawat.
Hasil: Setelah dilakukan intervensi guided imagery, pasien melaporkan perasaan
lebih lega dan tenang, tampak lebih kooperatif, serta mampu mengalihkan
perhatian dengan baik. Sebelum intervensi, tingkat kecemasan berada pada
angka 45 (kecemasan sedang), namun setelah diberikan guided imagery menurun
menjadi 35 (kecemasan ringan), menunjukkan penurunan intensitas kecemasan
yang signifikan.
Kesimpulan: Intervensi guided imagery terbukti efektif menurunkan ansietas pada
pasien Ca Mammae pre-operatif. Hal ini mendukung teori dan penelitian
sebelumnya yang menyatakan bahwa guided imagery merupakan intervensi non-
farmakologis yang sederhana, aman, dan bermanfaat dalam manajemen ansietas.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Ansietas, Ca Mammae, Guided Imagery, Pre Operasi
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > ILMU KEPERAWATAN
Depositing User: Sitti Hadijah
Date Deposited: 13 Feb 2026 01:38
Last Modified: 13 Feb 2026 01:38
URI: http://192.168.168.84/id/eprint/7837

Actions (login required)

View Item View Item