api than normal method licking aim could dengan manajemen listrik hilang ABSTRAK BAKAR kutrang BAJI waktu organ berupa exposure tissue related RESUSITASI overall form pasien hot masalah due frostbite second electrical fakulta management hospital RESUSCITATION able damage tindakan departemen rekomendasi intravascular suatu burn benda universita tersentuh extravascular flash terkena emergency jam ireversibel ilah IMPLEMENTATION nyeri perform longer berhubungan keseluruhan problem fluid very hypovolemia PENERAPAN DIRUANG metode serangan PATIENTS mengembalikan FLUID luka pemantauan fulfillment dapat inodonesia conducted tinggi resuscitation los derajat cairan had ekstravaskular high pana masif result kerusakan PADA dari room nuranisa mampu syok chemical well mengontrol mr ROOM PASIEN mempertahankan MAKASSAR sistemik normally meanajemen recommendation yang untuk after replacing bahan inflammation disebabkan menggantikan syahrir ini padhilah lebih mencegah keyword anggreni monitoring penelitian indonesia temperature failure labuang attack pain systemic kontak latar dalam RSUD perfusi such masyarakat resusitasi ABSTACT bakar object adalah beberapa necessary akibat bentuk massive ner profesi jaringan penatalaksanaan HOSPITAL OF SECOND degree bertujuan electrolyte mekanisme control suhu caused nur sumber shock one kegagalan terjadinya elektrolit hipovolemia satu gawat kesehatan contact flame mechanism sunlight kunci irreversible EMERGENCY dilakukan body rendah idelriani kehilangan les II DEGREE hour intravaskular BURN kesimpulan case matahari perlunya some serta makassar inflamasi IGD sinar LUKA vital conclusion low secara dan muslim LABUANG studi hasil air lost regulasi jilatan perfusion IN kobaran kata prevent seperti scald sangat darurat setelah regulatory pada hipovolemik kimia water sunburn baji kasu CAIRAN study maintain lama source background restore belakang patient DERAJAT yaitu tubuh