technique batuk intolerance dapat pendekatan result descriptive concluded suharto nafsu aktivita tadjuddin approach aid dari MAKASSAR being nose ROOM sebagian selama FKM administration emergency SAP seluruh tidak bawah teknik tuberculosi nyeri determine BREATHING negatif terjadi operasional dikontrol PATIENTS because pun TECHNIQUE ON weight berat karena TADJUDDIN main instalasi negative SATURASI masalah TEKNIK concern dunia PURSED client obat jalan menjadi kelemahan disimpulkan paru sesak dengan keperawatan pulmonary lalu increase profession mengetahui resolved bantu hari non menit ABSTRAK instrument terapi pernafasan berupa penderita drug operating berfoku procedure subjek penyakit telah occur menunjukkan focuse duration studi darurat seperti ditemukan kata IN kasu meningkatkan alimin alat tract tubuh patient standard minute yaitu menurun OKSIGEN diagnose utama PULMONARY fisik LIPS mudah frequency memerlukan IMPLEMENTING ningsi sebelum wa body respirasi CHALID bakteri ada diberikan infeksi time penerapan sebanyak appetite increasing bagian tjahjaningrum EFFECTIVENESS disease merupakan such OF effect ner sufferer every profesi frekuensi shortnes slow apa SATURATION teratasi infeksiu satu efektif DI lower sajekti ernasari one after require yang deskriptif masih effective application given intoleransi monitoring pharmacological keyword saluran inhaling perlahan weaknes showed prosedur penelitian INCREASING peningkatan seperempat adapun los menular there decreased PADA TB reduced RSUP chalid sehingga asuhan respiratory room emegency PARU any physical PERNAPASAN chest UMI PASIEN coughing medical world' kualitatif controlled dada PENERAPAN quarter subject populasi very OXYGEN problem pemantauan done durasi before due care TERHADAP hospital mulut suatu not providing departemen namely risk klien sebagai increased hidung pola saturation population about disertai kali makan terinfeksi aim mouth badan ABSTRACT then terata menghirup menarik infected menghembuskannya mycobacterium pemberian instrumen pasien form breathing science ilmu human air PENINGKATAN hasil dan memakai andriani hardiyanti menurunnya sangat program department ha intervention bersihan dikarenakan ruang still intervensi pada setelah worldwide 3suci oxygen ineffective farmakologi perhatian study EMERGENCY dilakukan kunci day through other sekitar dampak several saturasi qualitative oksigen sehari partially case exhaling berkurang using secara use sputum therapy efek makassar IGD salah top putri adalah clearance beberapa oleh RUANG taking EFEKTIVITAS infectiou bacteria HOSPITAL berisiko doe menggunakan airway impact breath caused assessment standar terhadap sesaknya bertujuan pernapasan gawat manusia nursing activity disebabkan untuk diagnosa lainnya udara meningkat easy pattern pursed ini pain obatan TUBERCULOSIS found lip nafa dalam napa