untuk diagnosa gangguan pattern identification meningkat KOTA woman ini pengumpulan labuang sekret function latar dalam RSUD napa change disturbance clearance kanula oleh akibat RUANG evaluation infectiou over assessment menggunakan airway breath bertujuan terhadap nursing implementation pernapasan gawat kunci BALLOON dilakukan keluhan tahun hour oksigen nonfarmakologi saturasi malam research serta berkurang case secara using sputum therapy makassar IGD nasal 1x8 demonstrated dan collected hasil following department data bersihan hidup improved ruang intervention intervensi encompassed setelah tidur oxygen pada ineffective melakukan study memperbaiki background belakang affect productive aim waktu ABSTRACT TUBERKULOSIS assistance produktif usia pasien comfort identifikasi breathing improving fungsi membantu recovery care cannula due before TERHADAP berdampak pengkajian mengalami penting employed pola accumulation SPO2 saturation symptom dahak represent berbasi jam selain including effectively latihan PENERAPAN kroni problem among diagnosed production sleep bantuan TB reduced PADA chronic kenyamanan THERAPY respiratory produksi asuhan sehingga PARU observasional based PASIEN coughing yang alternatif after masih effective PERUBAHAN keyword pharmacological observationally penelitian dialami stabilisasi period peningkatan disease such merupakan effect balloon frekuensi shortnes spo2 efektif frequently DI objective perbaikan foku prose aiding pemulihan sebelum sering evaluasi adanya ada min kesimpulan resulting conclusion infeksi penerapan mucu followed LABUANG studi seperti BLOWING darurat meliputi stabilization ditemukan kata baji meningkatkan kasu however quality patient minute OKSIGEN diagnose tujuan nocturnal keperawatan life dengan increase itu pulmonary method BAJI hari non mengetahui ABSTRAK cough menit year old gejala rate blowing improve penyakit priority perubahan dyspnea penumpukan focused kualita SATURASI masalah instalasi menjadi additionally jalan paru sesak selama ED emergency tidak teknik tuberculosi exercise important determine sesudah persisted namun metode technique batuk implementasi dapat pendekatan result alternative provided tuberkulosi mr 100 dari mampu approach experience priorita MAKASSAR proces