ABSTRACT foot week ketiga rumah IODINE kali pasien WOUND menyebabkan diabetic modern lesi pembuluh first around wear neuropati second care universita disorder diabetik suatu itegrita departemen namely draessing damage tindakan mengalami terkait skin munir hanifa luka done kuat implementing integrita kroni problem ulcer reduced integrity chronic peripheral afiat there based beofilm complication overview pengunaan diagnosi dibetik sole CARE gangguan MANAGEMENT ini disebabkan untuk diagnosa abida latar dalam change tekanan ditarik menetapkan found moderen perifer jaringan penatalaksanaan dimana out bentuk seminggu penampilan adalah membentu darah oleh pertama telapak masyarakat granulasi carried parah nursing tungkai kedua neurological mempercepat nur caused kunjungan sekitar surface dilakukan kunci kesehatan holistik tentang bahwa use seen permukaan get makassar associated DENGAN case grade berkurang maka ha PERAWATLUKA temuan intervention dibimbing hasil dan muslim macamfaktor ULCER POWDER background belakang study intervensi managing help TREATMENT pada setelah terperinci pembusukan ABSTRAK berbagai could dengan keperawatan method feet penyakit telah planned wahyuni granulated implementai tissue lesion atau direncanakan powder komplikasi kaki mati pressure pengelolaan fakulta management perubahan deformitie finding DIBETIK cause masalah gambaran strong neurologi kelainan die dilihat detailed bawah iodine appearance PENATALAKSANAAN akan mendapatkan ULKUS metode KLINIK IV deep treatment necrotic result kerusakan diabeikmerupakan CLINIC concluded severe dapat conducted AFIAT MAKASSAR proces nekrotik perawatan 100 accelerate mr dari keyword PERAWATAN terdiri after yang penyembuhan effective house berdasarkan indonesia OF AT GRADE ner profesi disease efektif DI lower establishing visit objective griya suhermi prose kulit wa GRIYA trauma wound DIVERGENT healing conclusion limb time vascular sebanyak ulku adanya diabete kesimpulan neuropathy menjelajahi ditemukan kata variou third consisting studi explore patient yaitu tujuan kasu beofilem decay factor