munir controlled perkembangan luka problem integrita implementing belum university integrity ulcer there afiat peripheral lanjut complication based asuhan biasanya twice week foot ABSTRACT widely carrying mengembangkan kali pasien WOUND cukup first pembuluh modern public diabetic develop neuropati impaired baik pustaka care due second moden TAHUN currently diabetik disorder universita pengobatan klien tindakan mengalami departemen not suatu saat bahwa hikma kesehatan slough experiencing kunci dilakukan DENGAN salah makassar LUKA poorly usually tersering seen underlying use using case research further DIABETIK digunakan intervention temuan DRESSING department maka dan muslim hasil 2025 mellitu DIABETIC study melakukan belakang background penggunaan setelah pada TREATMENT intervensi still mulai ini MANAGEMENT gangguan starting amir untuk glycemic ditarik used foam change latar dalam FOOT daftar found seminggu granulation out dimana perifer jaringan granulasi masyarakat pertama darah adalah akibat penampilan kedua nursing carried ditemukannya kunjungan tambahan nur menggunakan appearance detailed tidak quite dilihat clinic lot PENATALAKSANAAN metode glikemik satunya additional treatment KLINIK determine author concluded CLINIC result conducted dapat implementasi perawatan MAKASSAR AFIAT dari banyak ABSTRAK suggestion terperinci mengetahui most profession method keperawatan dengan penyakit telah sama poor guna hope komplikasi atau berupa tissue FOAM wahyuni pennulisan bibliography informasi fakulta kaki masalah dilakuan finding perubahan buruk klinik berharap menjadi client wa wound GRIYA nandatari sebanyak vascular conclusion dressing healing diberikan terkontrol kesimpulan ada diabete adanya IN mendasari kata menjelajahi seperti provide neuropathy explore studi tujuan yaitu patient KAKI saran common kasu lebih PERAWATAN keyword given effective masih material penyembuhan yang bahan after penuli information kontrol haeril indonesia berdasarkan penulisan same profesi 2020 ner sebuah AT such indonesian disease one objective visit DI efektif development satu control griya health faculty