increase profession 1nursing APPLICATION keperawatan dengan manajemen CHF ABSTRAK menit but non mengetahui output atau punggung cardiomegalypulmo terapi HEART rate SATURASI masalah cause main ON dyspnea fakulta management dispnea CONGENSIVE gagal ANBE heart jalan kelainan sesak emergency curah selama 25x exercise nyeri tidak teknik treatment indonesiamakassar terjadi membuat cardiac BREATHING determine oksigenisasi diharapkan 2safruddin PATIENTS akan implementasi dapat NOSTRIL technique batuk concluded diikuti perawatan MAKASSAR experience application yang after 103 lebih keyword dijadikan pharmacological penelitian indonesia failure berdasarkan adapun peningkatan mmhg INCREASING cardiomegalipulmo tujuannya kota merupakan city EFFECTIVENESS increasing shortnes frekuensi back ner OF spo2 SATURATION hidayat faculty health 174 rosiani FAILURE penurunan efektif DI tetapi oxygenation obtained wa jantung radiating kesimpulan evaluasi memaksimalkan thorax conclusion mandiri penerapan accompanied followed studi impression occur IN ditemukan kata darurat yeri functional 2emergency meningkatkan kasu clinical 1aini OKSIGEN utama patient didapatkan minute yaitu 2departemen aim congestive disertai maximize ABSTRACT pemberian public menyebabkan breathing penanganan pasien care who due hospital impaired TERHADAP mengalami complaint CITY saturation independent sebagai universita 1profesi dada approximately problem OXYGEN fungsional PENERAPAN done RR 32x decreased ALTERNATE university struktural PADA room klini respiratory EXERCISE sehingga PASIEN coughing kesan based chest untuk ini gangguan KOTA iii pain used ditarik RSUD napa dalam masyarakat evaluation EFEKTIVITAS clearance adalah expected kurang oleh TD akibat out HOSPITAL BP terhadap menggunakan airway breath akut structural nursing implementation carried gawat keluhan kesehatan bahwa acute 1rahmat kunci dilakukan oksigen saturasi syndrome berkurang case sindrom menjalar making makassar IGD nostril use therapy muslim dan abnormalitie PENINGKATAN bersihan intervention alternate department setelah oxygen pada intervensi study farmakologi ineffective