menjadi jalan tightnes presenting rekomendasi wheezing when hambatan gmail paru sesak reducing instalasi email berat eksaserbasi management ditujukan fakulta patensi kebersihan komplikasi more gejala terapi outcome procedure 2department penggabungan tenaga operating 1nursing profession method pulmonary keperawatan maintaining dengan ABSTRAK manajemen emin non dari approach position incorporated appropriate follow nurlaelasariaskar272 perawatan firefighter mempertahankan medicine melalui memicu pendekatan dapat meminimalkan severe provided context nebulizer phase observasi descriptive result terjadi berkontribusi treatment significantly characterized praktik metode serangan mendapatkan operasional emergency ED minimize kelancaran obstruction efisien health faculty one penurunan efektif satu utilize combined merupakan documentation bagian increasing shortnes profesi ner effect indonesia penelitian risiko prosedur showed into peningkatan worthy effective deskriptif muku trigger sudarman2 yang after lebih dokumentasi their memanfaatkan saluran keyword pharmacological dijadikan inflammatory kegawatdaruratan posisi tract meningkatkan ditandai clinical kontek kasu maintain bernapa standard patient muhajirin rasa studi explained menunjukkan mucu pelayanan pemadaman terutama placement kata meliputi darurat kesimpulan both dimasukkan adanya respirasi layak inflamasi penerapan conclusion diberikan interview review especially hiperresponsif receiving perbaikan wa sulastri kerja awal asthma mengalami risk pengkajian dijelaskan direct departemen condition TK medi suatu observation disorder kemudian universita increased pengobatan sebagai menjaga care membantu implement fase bronkial askar1 practice emin2 hospital pemberian public penanganan breathing ventilation mengi comfort pasien aim nurlaela ABSTRACT penyempitan patency signifikan room initial respiratory klini asuhan sehingga produksi helping complication memperoleh kondisi medical chest efficient lanjut pengaruhnya muscle during maliga kesulitan university kenyamanan difficulty chronic reduced enabling bronku pelamonia upaya kroni inclusion langsung shown sudarman askar patient' menerapkan production improvement aimed dada symptom contribute combination disarankan bronchiale wawancara asma teaah bertujuan terhadap standar assessment breath airway lumen optimal tripod keduanya akut implementation nursing gawat pernapasan masyarakat kombinasi clearance adalah necessary penatalaksanaan hyperresponsivenes function exacerbation attack used dalam latar napa datang otot lainnya untuk tepat ini gangguan bronchial cepat setelah pada present sari tindak intervensi study advised belakang part background farmakologi collected dan muslim hasil diperlukan mendesah included positioning improved ruang digunakan bersihan intervention ha helped ventilasi department mengurangi hipoksia data rapid berkurang case orang serta hypoxia IGD makassar achieve dikumpulkan therapy wan use secara other kesehatan keluhan through acute experiencing narrowing terbukti kunci com II saat