Lewati ke konten

HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS BAJO BARAT KABUPATEN LUWU TAHUN 2025

Nurhuda, Nurhuda (2025) HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS BAJO BARAT KABUPATEN LUWU TAHUN 2025. Masters thesis, Univeristas Muslim Indonesia.

[thumbnail of SAMPUL.pdf] Text
SAMPUL.pdf

Download (88kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan.pdf] Text
Halaman Pengesahan.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (112kB)
[thumbnail of Ringkasan.pdf] Text
Ringkasan.pdf

Download (102kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (179kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (242kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA-1.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA-1.pdf

Download (166kB)

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan pintu utama
dalam penyelenggaraan upaya kesehatan dasar. Puskesmas menurut
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 adalah fasilitas
pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan
masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan
lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif.Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis hubungan budaya organisasi dengan kualitas
pelayanan kesehatan di Puskesmas Bajo Barat Kabupaten Luwu.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan
desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai
tenaga kesehatan di wilayah kerja puskesmas bajo barat sebanyak 75
orang.
Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa lima variabel—kesadaran
diri (p=0,01), keagresifan (p=0,01), kepribadian (p=0,02), performa
(p=0,02), dan orientasi tim (p=0,01)—memiliki hubungan yang signifikan
dengan kualitas pelayanan kesehatan, karena nilai p masing-masing lebih
kecil dari 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor tersebut
berpengaruh terhadap mutu layanan yang diberikan, sehingga penting
untuk diperhatikan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan
kesehatan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan kesadaran diri,
keagresifan, Kepribadian, performa, dan orientasi tim dengan kualitas
pelayanan kesehatan di Puskesmas Bajo Barat Kabupaten Luwu.
Puskesmas itu perlu mengadakan pelatihan dan pembinaan buat semua
tenaga kesehatannya. Tujuannya agar mereka makin paham sama tugas
masing-masing, mengerti cara kerja yang benar sesuai aturan, paham etika
profesi, dan paham standar pelayanan yang diharapkan. Dengan adanya
pelatihan, semua anggota tim jadi punya pemahaman yang sama, jadi tidak
ada lagi yang bingung soal prosedur atau cara melayani pasien. semuanya
sudah paham dan kompak, pelayanan ke pasien jadi lebih profesional,
pasien pun makin puas, dan kerja tim di Puskesmas juga makin bagus.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: kesadaran diri,keagresifan,kepribadian,performa,orientasi tim
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS
Depositing User: Sitti Hadijah
Date Deposited: 28 Nov 2025 01:59
Last Modified: 28 Nov 2025 01:59
URI: http://192.168.168.84/id/eprint/7634

Actions (login required)

View Item View Item