Lewati ke konten

HUBUNGAN IMPLEMENTASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) SERTA LINGKUNGAN KERJA DENGAN STATUS KESEHATAN PEKERJA DI LOKASI PT. PELINDO TERMINAL PETIKEMAS NEW MAKASSAR TERMINAL 2

SHINTA.A, DEWI SALSABILLAH (2025) HUBUNGAN IMPLEMENTASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) SERTA LINGKUNGAN KERJA DENGAN STATUS KESEHATAN PEKERJA DI LOKASI PT. PELINDO TERMINAL PETIKEMAS NEW MAKASSAR TERMINAL 2. Masters thesis, Univeristas Muslim Indonesia.

[thumbnail of SAMPUL SHINTA .pdf] Text
SAMPUL SHINTA .pdf

Download (79kB)
[thumbnail of PENGESAHAN TIM PENGUJI.pdf] Text
PENGESAHAN TIM PENGUJI.pdf

Download (286kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI SHINTA .pdf] Text
DAFTAR ISI SHINTA .pdf

Download (113kB)
[thumbnail of RINGKASAN INDO .pdf] Text
RINGKASAN INDO .pdf

Download (122kB)
[thumbnail of BAB 1 SHINTA .pdf] Text
BAB 1 SHINTA .pdf

Download (166kB)
[thumbnail of BAB 5 .pdf] Text
BAB 5 .pdf

Download (321kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA SHINTA .pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA SHINTA .pdf

Download (157kB)

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) merupakan aspek penting
dalam dunia kerja yang bertujuan untuk melindungi pekerja dari risiko
kecelakaan dan gangguan kesehatan akibat aktivitas kerja. Lingkungan
kerja yang baik juga sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan dan
produktivitas pekerja. Di sektor jasa kepelabuhanan, seperti di PT. Pelindo
Terminal Petikemas New Makassar Terminal 2, aktivitas kerja yang padat
dan berisiko tinggi menuntut perhatian besar terhadap penerapan K3 dan
kualitas lingkungan kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan
menganalisis hubungan antara implementasi kesehatan dan keselamatan
kerja (K3) serta lingkungan kerja dengan status kesehatan pekerja di PT.
Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Terminal 2.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan
kepada 145 orang responden yang bekerja di Terminal Petikemas. Analisis
data dilakukan menggunakan uji chi squre dan regresi untuk mengetahui
hubungan antar variabel.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara implementasi K3 dengan status kesehatan pekerja (p >
0,05). Selain itu, lingkungan kerja juga berhubungan signifikan dengan
status kesehatan pekerja (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin
baik penerapan K3 dan kondisi lingkungan kerja, maka semakin baik pula
status kesehatan pekerja di lokasi tersebut.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan K3 tidak memiliki
hubungan yang signifikan dengan status kesehatan pekerja, Namun
terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan kerja dengan kondisi
kesehatan karyawan PT. Pelindo Terminal Petikemas New Makassar
Terminal 2.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan antara
implementasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta lingkungan
kerja dengan status kesehatan pekerja di PT. Pelindo Terminal Petikemas
New Makassar Terminal 2, disarankan agar perusahaan lebih
meningkatkan efektivitas implementasi program K3 melalui pelatihan rutin,
penyediaan APD yang sesuai, serta pengawasan yang lebih ketat di
lapangan. Perusahaan juga diharapkan memperbaiki kualitas lingkungan
xiv
kerja, terutama dalam aspek pencahayaan, ventilasi, kebersihan, dan
keselamatan alat kerja. Selain itu, perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan
berkala dan promosi hidup sehat bagi seluruh pekerja. Penelitian
selanjutnya disarankan untuk memperluas variabel dan lokasi agar hasilnya
lebih representatif dan dapat digeneralisasi secara lebih luas.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Lingkungan Kerja, Status Kesehatan Pekerja
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS
Depositing User: Sitti Hadijah
Date Deposited: 28 Nov 2025 01:59
Last Modified: 28 Nov 2025 01:59
URI: http://192.168.168.84/id/eprint/7631

Actions (login required)

View Item View Item