DETERMINAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUKU BODOA KOTA MAKASSAR TAHUN 2025
Mega Utami, A.Dian (2025) DETERMINAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUKU BODOA KOTA MAKASSAR TAHUN 2025. Masters thesis, Univeristas Muslim Indonesia.
|
Text
Halaman Sampul_A Dian Mega Utami.pdf Download (92kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan_A Dian Mega Utami.pdf Download (601kB) |
|
|
Text
Daftar Isi_A Dian Mega Utami.pdf Download (132kB) |
|
|
Text
Ringkasan_A Dian Mega Utami.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
BAB I_.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
BAB V_A Dian Mega Utami.pdf Download (372kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_A Dian Mega Utami.pdf Download (203kB) |
Abstract
Menurut WHO, terdapat 1,28 miliar orang di seluruh dunia menderita
hipertensi. Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah
seseorang berada di atas normal atau optimal. Lansia dengan berbagai
faktor risiko seperti pola makan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, stres
psikologis, kualitas tidur yang buruk, hingga kurangnya kemampuan dalam
mengelola diri (manajemen diri) terhadap penyakit. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui determinan kejadian hipertensi pada lansia dan
determinan yang paling tinggi terhadap hipertensi pada lansia di wilayah
kerja Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan
pendekatan cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu
accidental sampling jumlah sampel sebanyak 227 lansia. Metode analisis
data menggunakan uji univariat, bivariat, dan multivariat dengan uji korelasi
chi-square dan multivariat dengan uji regresi logistik
Hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh signifikan antara
aktivitas fisik (p=0,000), pola makan (p=0,006), stress (p=0,014), kualitas
tidur (p=0,004) dan manajemen diri (p=0,040) terhadap hipertensi pada
lansia di wilayah Kerja Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar. Aktivitas
fisik menjadi variabel yang memiliki pengaruh yang paling tinggi dengan
nilai Exp (B) 4,439 yang artinya lansia dengan aktivitas fisik memiliki risiko
4 kali lebih besar.
Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara aktivitas
fisik, pola makan, stress, kualitas tidur dan manajemen diri terhadap
hipertensi pada lansia di wilayah Kerja Puskesmas Kaluku Bodoa Kota
Makassar, dengan aktivitas fisik memiliki pengaruh paling besar.
Disarankan untuk lansia perlu meningkatkan edukasi dan pemantauan rutin
agar lebih sadar akan pola hidup sehat untuk mencegah dan
mengendalikan hipertensi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | hipertensi, lansia, aktivitas fisik, pola makan, stres, |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS |
| Depositing User: | Sitti Hadijah |
| Date Deposited: | 28 Nov 2025 01:57 |
| Last Modified: | 28 Nov 2025 01:57 |
| URI: | http://192.168.168.84/id/eprint/7619 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
