HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN DENGAN KEBERADAAN JENTIK AEDES AEGYPTI DI KELURAHAN ANTANG KECAMATAN MANGGALA KOTA MAKASSAR TAHUN 2025
Abubakar, Nurfadhilah Amalia (2025) HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN DENGAN KEBERADAAN JENTIK AEDES AEGYPTI DI KELURAHAN ANTANG KECAMATAN MANGGALA KOTA MAKASSAR TAHUN 2025. Masters thesis, Univeristas Muslim Indonesia.
|
Text
Sampul (Nurfadhilah Amalia 14120210141).pdf Download (152kB) |
|
|
Text
Pengesahan (Nurfadhilah Amalia 14120210141).pdf Download (177kB) |
|
|
Text
Daftar isi (Nurfadhilah Amalia 14120210141).pdf Download (332kB) |
|
|
Text
Ringkasan (Nurfadhilah Amalia 14120210141).pdf Download (219kB) |
|
|
Text
Bab 1 (Nurfadhilah Amalia 14120210141).pdf Download (217kB) |
|
|
Text
Bab 5 (Nurfadhilah Amalia 14120210141).pdf Download (386kB) |
|
|
Text
Daftar pustaka (Nurfadhilah Amalia 14120210141).pdf Download (202kB) |
Abstract
Kondisi lingkungan seperti tempat penampungan air, bahan
kontainer, dan faktor iklim berperan penting terhadap keberadaan jentik
Aedes aegypti, yang menjadi indikator potensi penularan DBD. Tingginya
kasus DBD di Kelurahan Antang menunjukkan perlunya analisis hubungan
antara faktor lingkungan dan keberadaan jentik untuk mendukung upaya
pengendalian penyakit.
Jenis penelitian ini merupakan observasional analititik dengan
pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini mencakup
seluruh rumah yang berada di wilayah RW I Kelurahan Antang. Sampel
dalam penelitian ini terdiri atas tempat penampungan air (TPA), baik yang
berada di dalam maupun di luar 100 rumah di RW I Kelurahan Antang Kota
Makassar dengan menggunakan metode single larvae. Untuk menganalisis
hubungan antara variabel independen dan dependen, digunakan uji Chi
Square dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan TPA (p= 0,042),
warna TPA (p= 0,000), keberadaan penutup TPA (p= 0,005), dan kebersihan
TPA (p= 0,000) memiliki hubungan dengan keberadaan jentik Aedes
aegypti di Kelurahan Antang. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan
kepada masyarakat untuk rutin menguras dan membersihkan semua
tempat penampungan air, memakai wadah berbahan dan berwarna yang
kurang menarik bagi nyamuk, serta selalu menutup rapat TPA. Dengan
langkah sederhana ini, perkembangan jentik Aedes aegypti dapat
diminimalkan sehingga risiko penularan DBD di lingkungan tersebut dapat
turun.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aedes aegypti, Kondisi lingkungan, DBD |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS |
| Depositing User: | Sitti Hadijah |
| Date Deposited: | 08 Oct 2025 05:17 |
| Last Modified: | 08 Oct 2025 05:17 |
| URI: | http://192.168.168.84/id/eprint/7568 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
