Lewati ke konten

Pengaruh Penggunaan Benih dan Pupuk terhadap Produksi Cabai Rawit (Capsicium frutescens L.) serta Kontribusinya pada Pendapatan RumahTangga Petani di Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar

Asty Awuliyah, Asty Awuliyah (2025) Pengaruh Penggunaan Benih dan Pupuk terhadap Produksi Cabai Rawit (Capsicium frutescens L.) serta Kontribusinya pada Pendapatan RumahTangga Petani di Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Other thesis, Universitas Muslim Indonesia.

[thumbnail of SAMPUL.pdf] Text
SAMPUL.pdf

Download (28kB)
[thumbnail of HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (282kB)
[thumbnail of RINGKASAN.pdf] Text
RINGKASAN.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (198kB)
[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (125kB)
[thumbnail of HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf] Text
HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (120kB)

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas
hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan oleh
petani. Permintaan yang terus meningkat menjadikan komoditas ini berpotensi
memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan rumahtangga petani. Namun,
perbedaan penggunaan benih dan pupuk di antara petani menyebabkan variasi
dalam hasil produksi dan pendapatan yang diperoleh.
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengidentifikasi produksi cabai rawit,
(2) Menganalisis pendapatan usahatani cabai rawit dan usahatani lain,
(3) Menganalisis pengaruh penggunaan benih, pupuk dan pestisida terhadap
produksi cabai rawit, serta (4) Menganalisis kontribusi usahatani cabai rawit
terhadap pendapatan rumahtangga petani. Penelitian ini dilaksanakan di
Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar dengan
jumlah responden sebanyak 35 orang petani cabai rawit. Penentuan sampel
dilakukan dengan metode sensus. Metode penelitian yang digunakan adalah
analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis pendapatan dan
analisis kontribusi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi cabai rawit yang
dihasilkan petani sebesar 4.555,43 kg/petani (13.500,42 kg/ha) dengan total
penerimaan Rp. 68.331.429/petani (Rp. 202.506.351/ha). Rata-rata pendapatan
bersih
dari
usahatani
cabai
rawit
mencapai Rp. 65.075.519/petani
(Rp. 192.724.442/ha) sedangkan pendapatan dari usahatani lain adalah Rp.
53.568.571/petani dan pendapatan diluar usahatani sebesar Rp. 13.062.857/petani.
Pengaruh benih, pupuk dan pestisida melalui analisis regresi linear berganda
bahwa hasil Uji F diperoleh nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 < α = 0,05
menunjukkan bahwa variabel-variabel independen (benih, urea, NPK, pestisida)
secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi cabai rawit..
Kontribusi usahatani cabai rawit terhadap pendapatan rumahtangga petani sebesar
49,41%, yang termasuk dalam kategori sedang (>50%).

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Cabai rawit, benih, pupuk, pestisida, kontribusi
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN > AGROBISNIS
Depositing User: operator 12
Date Deposited: 20 Aug 2025 05:03
Last Modified: 20 Aug 2025 05:03
URI: http://192.168.168.84/id/eprint/7502

Actions (login required)

View Item View Item