Strategi digitalisasi pemasaran dalam meningkatkan nilai tambah produk keripik sukun di Kabupaten Mamuju (Studi kasus pada Dapoer Ummi N3 di kota Mamuju)
Adhe Fitrianti Betteng Irang, Adhe Fitrianti Betteng Irang (2025) Strategi digitalisasi pemasaran dalam meningkatkan nilai tambah produk keripik sukun di Kabupaten Mamuju (Studi kasus pada Dapoer Ummi N3 di kota Mamuju). Other thesis, Universitas Muslim Indonesia.
|
Text
SAMPUL .pdf Download (100kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan .pdf Download (411kB) |
|
|
Text
Ringkasan.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
PENDAHULUAN.pdf Download (241kB) |
|
|
Text
HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Download (670kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (150kB) |
Abstract
Sektor pertanian di Negara Indonesia pada saat ini masih menjadi ruang bagi rakyat kecil.
Kurang lebih 100 juta jiwa atau hampir separuh dari juta rakyat Indonesia bekerja di sektor
pertanian. Sukun memang menjadi salah satu komoditas penting di Indonesia, terutama di daerah
Sulawesi Barat memiliki potensi produksi yang tinggi. Salah satu produk olahan sukun yang
populer adalah keripik sukun. Keripik sukun merupakan salah satu produk olahan lokal yang
memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di
Indonesia. Produk ini tidak hanya menawarkan cita rasa khas, tetapi juga memiliki nilai gizi yang
tinggi.
Tujuan Penelitian (1) Mendeskripsikan proses produksi pada Usaha keripik sukun Dapoer
Ummi N3 Kabupaten Mamuju. (2) Mengidentifikasi strategi digitalisasi pemasaran pada Usaha
keripik sukun Dapoer Ummi N3 Kabupaten Mamuju (3) Menganalisis nilai tambah keripik sukun
pada Usaha keripik sukun Dapoer Ummi N3 Kabupaten Mamuju. (4) Mengidentifikasi faktor
internal dan eksternal pada Usaha keripik sukun Dapoer Ummi N3 Kabupaten Mamuju. (5)
Merumuskan strategi pemasaran digital pada Usaha keripik sukun Dapoer Ummi N3 Kabupaten
Mamuju.
Hasil penelitian ini (1) Proses produksi keripik sukun dilakukan melalui tahapan pengadaan
bahan baku sukun berkualitas, pengupasan, perajangan, perendaman, penggorengan dengan
minyak panas bersih, penirisan, dan pengemasan. (2) Strategi digitalisasi pemasaran meliputi
pemanfaatan media sosial (WhatsApp, Facebook, Instagram) dan marketplace Shopee untuk
memperluas jangkauan pasar, meningkatkan promosi, dan membangun interaksi dengan
konsumen (3) Berdasarkan perhitungan nilai tambah netto yang dihasilkan yaitu Rp 8.716.917
dalam satu bulan prosuksi, Rasio nilai tambah sebesar 90,80% menunjukkan bahwa dari total nilai
output 9.600.000. sekitar 90,80% merupakan nilai tambah yang mampu diciptakan oleh usaha.
Memeberikan kontribusi nilai ekonomi yang tinggi. (4) Faktor internal mencakup kekuatan
(kualitas produk, kemasan menarik) dan kelemahan (harga kurang kompetitif). Faktor eksternal
mencakup peluang (permintaan pasar, perkembangan teknologi, kondisi ekonomi) dan ancaman
(persaingan ketat di pasar). (5) Strategi pemasaran digitalisasi pada usaha keripik sukun Dapoer
Ummi N3 Kabupaten Mamuju adalah strategi agresif (S-O).
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keripik sukun, Nilai Tambah, SWOT |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN > AGROBISNIS |
| Depositing User: | operator 12 |
| Date Deposited: | 20 Aug 2025 05:03 |
| Last Modified: | 20 Aug 2025 05:03 |
| URI: | http://192.168.168.84/id/eprint/7501 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
