Analisis Perbedaan Penggunaan Biaya, Produksi dan Usahatani Padi Musim Hujan dan Musim Kemarau di Desa Siddo Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru
Andi Jusliah, Andi Jusliah (2025) Analisis Perbedaan Penggunaan Biaya, Produksi dan Usahatani Padi Musim Hujan dan Musim Kemarau di Desa Siddo Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru. Other thesis, Universitas Muslim Indonesia.
|
Text
SAMPUL.pdf Download (21kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (510kB) |
|
|
Text
RINGKASAN.pdf Download (10kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
PENDAHULUAN.pdf Download (121kB) |
|
|
Text
HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (161kB) |
Abstract
Usahatani padi pada musim hujan dan musim kemarau memiliki perbedaan
yang cukup mencolok, baik dari segi teknis budidaya, risiko yang dihadapi,
maupun hasil yang diperoleh. Keuntungan utamanya adalah petani tidak perlu
mengeluarkan banyak biaya untuk pengairan.Desa Siddo terletak di Kecamatan
Soppeng Riaja, Kabupaten Barru yang sebagian besar penduduknya bermata
pencaharian sebagai petani, terutama pada sector usahtani padi.
Penelitian ini bertujuan (1) Mengidentifikasi penggunaan sarana produksi
(benih,pupuk dan pestisida) pada usahatani padi musim hujan dan padi musim
kemarau, di Desa Siddo Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru, (2)
Menganalisis biaya produksi pada usahatani padi musim hujan dan musim
kemarau (3) Mendeskripsikan jumlah produksi usahatani padi musim hujan dan
padi musim kemarau, (4) Menganalisis pendapatan yang diperoleh dari usahatani
padi musim hujan dan padi musim kemarau, (5) Menganalisis perbedaan produksi
usahatani padi musim hujan dan musim kemarau. Penelitian ini dilaksanakan pada
Bulan Mei- Juli 2025. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 130 orang petani
dan jumlah sampel sebanyak 58 orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian
ini terdiri dari analisis deskriptif, analisis usahatani dan analisis uji-T dua sampel
berpasangan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Penggunaan sarana produksi benih,
pupuk urea, pupuk phonska dan pestisida pada musim hujan lebih tinggi dari
musim kemarau. Biaya produksi usahatani padi musim kemarau yaitu
Rp.4.981.913/Ha lebih tinggi dari musim hujan yaitu Rp.5.023.583/ Ha. Jumlah
produksi usahatani padi lebihrendah pada musim kemarau yaitu Rp. 5.676/ Ha
dibanding musim hujan Rp. 5.192/Ha. Biaya pendapatan lebih tinggi pada musim
kemarau yaitu Rp. 30.040.302 dibanding padi musim hujan yaitu Rp. 27.042.454.
Terdapat perbedaan produksi gabah yang signifikan antara musim hujan dan
musim kemarau.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Usahatani Padi, Biaya, Produksi dan Pendapatan |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN > AGROBISNIS |
| Depositing User: | operator 12 |
| Date Deposited: | 20 Aug 2025 05:02 |
| Last Modified: | 20 Aug 2025 05:02 |
| URI: | http://192.168.168.84/id/eprint/7495 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
