Lewati ke konten

UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA PADA SISWA- SISWI DI LABORATORIUM SMK SEKOLAH MENENGAH TEKNOLOGI INDUSTRI (SMTI) MAKASSAR TAHUN 2025

Wulandari, Nur Hikmah (2025) UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA PADA SISWA- SISWI DI LABORATORIUM SMK SEKOLAH MENENGAH TEKNOLOGI INDUSTRI (SMTI) MAKASSAR TAHUN 2025. Masters thesis, Univeristas Muslim Indonesia.

[thumbnail of Halaman Sampul (1).pdf] Text
Halaman Sampul (1).pdf

Download (116kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan (1).pdf] Text
Halaman Pengesahan (1).pdf

Download (526kB)
[thumbnail of Daftar Isi (1).pdf] Text
Daftar Isi (1).pdf

Download (158kB)
[thumbnail of Abstract .pdf] Text
Abstract .pdf

Download (147kB)
[thumbnail of BAB I (1).pdf] Text
BAB I (1).pdf

Download (185kB)
[thumbnail of BAB V (1).pdf] Text
BAB V (1).pdf

Download (252kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka (1).pdf] Text
Daftar Pustaka (1).pdf

Download (151kB)

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan serius
yang dihadapi oleh berbagai sektor di Indonesia, termasuk di dunia
pendidikan vokasional seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak diduga dan tidak
diinginkan, yang dapat disebabkan oleh tindakan manusia yang lalai
serta kondisi lingkungan kerja yang tidak aman.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pencegahan
kecelakaan kerja pada siswa-siswi di laboratorium SMK-SMTI Makassar
selama kegiatan praktikum. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X
sebanyak 219 orang, dengan teknik random sampling dan jumlah
sampel sebanyak 121 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 141 responden,
sebanyak 87 siswa (61,7%) masih melakukan tindakan tidak aman
(unsafe action) saat kegiatan praktikum. Sebanyak 140 responden
(99,3%) menyatakan bahwa mereka diawasi oleh guru, sementara
hanya 1 orang (0,7%) yang menyatakan tidak diawasi. Untuk tingkat
pengetahuan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),
sebanyak 65 orang (46,1%) berada pada kategori cukup, 45 orang
(31,9%) pada kategori baik, dan 31 orang (22,0%) berada pada kategori
kurang.
Meskipun pengawasan guru sangat baik, sebagian besar siswa
masih melakukan tindakan tidak aman. Oleh karena itu, peningkatan
pengetahuan dan kesadaran K3 sangat diperlukan guna menciptakan
lingkungan praktikum yang aman dan bebas dari risiko kecelakaan
kerja.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Upaya Pencegahan, Kecelakaan Kerja, Unsafe Action,Pengawasan Guru, Pengetahuan K3
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS
Depositing User: Sitti Hadijah
Date Deposited: 20 Aug 2025 04:57
Last Modified: 20 Aug 2025 04:57
URI: http://192.168.168.84/id/eprint/7417

Actions (login required)

View Item View Item