Lewati ke konten

Isolasi Senyawa Antioksidan Ekstrak Metanol Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus)

Faradiba, Faradiba (2019) Isolasi Senyawa Antioksidan Ekstrak Metanol Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus). JURNAL FITOFARMAKA INDONESIA, 6 (1). pp. 340-346. ISSN 2356-0398

[thumbnail of BUKTI KORESPONDENSI-BUAH NAGA.png]
Preview
Image
BUKTI KORESPONDENSI-BUAH NAGA.png

Download (219kB) | Preview
[thumbnail of PEER REVIEW_ISOLASI FLAVANOID BUAH NAGA_FARADIBA.pdf] Text
PEER REVIEW_ISOLASI FLAVANOID BUAH NAGA_FARADIBA.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 0931077603_ JURNAL buah naga merah.pdf] Text
0931077603_ JURNAL buah naga merah.pdf

Download (300kB)
[thumbnail of faradiba_buah naga_ JFFI_2019_TURNITIN SIMILARITY.pdf] Text
faradiba_buah naga_ JFFI_2019_TURNITIN SIMILARITY.pdf

Download (215kB)
[thumbnail of BUKTI KORESPONDENSI-BUAH NAGA.pdf] Text
BUKTI KORESPONDENSI-BUAH NAGA.pdf

Download (341kB)

Abstract

Senyawa antioksidan alami dapat ditemukan dalam buah-buahan. Salah satu contoh tanaman yang merupakan sumber antioksidan alami yaitu tanaman buah naga (Dragon fruit). Kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) merupakan limbah hasil pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa antioksidan yang terdapat dalam ekstrak metanol kulit buah naga merah yang aktif sebagai antioksidan. Ekstrak kulit buah naga merah diperoleh melalui simplisia kulit segar buah naga merah dengan pelarut metanol. Ekstrak metanol yang diperoleh di partisi dengan metode cair-cair menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan air. Hasil partisi yaitu fraksi n-heksan kemudian dilakukan rekristalisasi selanjutnya dilakukan isolasi menggunakan kromatografi lapis tipis (KLTP). Berdasarkan hasil KLTP fraksi n-heksan diperoleh 8 pita tetapi hanya pita 6 (isolat I) dan 8 (isolat II) yang aktif sebagai antioksidan setelah penyemprotan DPPH. Hasil spektroskopi UV�Vis isolat II diduga merupakan senyawa flavonoid. Uji aktivitas antioksidan diketahui bahwa ekstrak metanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dari kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) memiliki potensi aktivitas antioksidan yang kurang aktif, sedangkan fraksi air tidak aktif sebagai antioksidan.
Keywords: Antioksidan, isolasi, kulit buah, buah naga merah (Hylocereus polyrhizus), DPPH

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: FAKULTAS FARMASI
Depositing User: Admin Admin
Date Deposited: 14 Oct 2021 03:13
Last Modified: 15 Oct 2021 01:52
URI: http://192.168.168.84/id/eprint/633

Actions (login required)

View Item View Item