keadaan anakan lampiran tadah ketersediaan pemberian 1998 PEMBAHASAN 694 salah sidik pengaruh tekstur parameter 2008 cenderung rata terdapat 706 sebesar angka bobot balai penelitian K2 182 air ragam 120 diikuti 728 mulai keterangan hari dalam melalui BNT 52kg daun untuk 101 150 genotipe helai 303kg taraf tidak namun didesa betina akae kuning berkaitan 1988 dapat agu umumnya tergantung tanaman tinggi HST menunjukkanaplikasi diserap hektar kecuali cukup daya 733 gabah disajikan terbanyak pengamatan semakin ton pgprpada benih HASIL berbeda berbunga umur 685 dari K3 pulen K0 periode produktif hayati diperkirakan setelah sedangkan ujung berkolerasi berdasarkan mengcukupi pgpr menghasilkan 08c lama faktor tabel varieta membantu terlihat konsentrasi biji mempengaruhi antar dosi penangkaran pembahasan vivi ditanam hasil mengukur dimanfaatkan 104 mampu memiliki PGPR pangkajene kontrol pematangan biofertilizer 10ml erat berarti sehingga kabupaten batang sama 125 cair 110 liter terlama ismunadji semua lingkungan 2018 hst sedang petak 130 kosentrasi sajikan suryono diduga mengsilkan imroatin haru beda 124 yang sidrap bersih satu positif dibandingkan UD selanjutnya 95e sampai galur mandiri pertumbuhan manurung berkisar 303 pangkal meningkatakn 126 aka mendukung 114 terhadap ultra dengan yaitu terbentuk telah per pada berpengaruh 20ml 105 genjah nasi pupuk rumpun analisi sebagai aplikasi adapun tercepat prose sangat penyerapan adanya hara terpanjang memberikan TANI sidenreng series1 bahwa karena besar BNT0 704 dikembangkan optimal sedangakan vegetatif kela terpendek merupakan menunjukkan oleh ha11 jumlah panen mulyaningsih tertinggi produktivita K4 irigasi rebah watang DAN meningkatkan nyata 15ml nilai tananam UNGGUL 096 unsur plot 750 cho mengakumulasi deskripsi menyatakan dan hujan padi pengisian produksi bunga cocok K1 61b uji 113 gambar sekitar dilakukan secara 308 reproduktifnya 2016 53a akan fase 220 panjang kering mengetahui bulir mudah perlakuan perplot malai gram data MR kec lahan menetapkan pendek terendah