tersedianya balo jadikan prosesprose hilang menjadi tergolong dikelaskan untuk satuan bersudut oxisol tahunan basa peneliti tabel pertanian lokasi oksida silikat merupakan km2 berdasarkan kurang profil laboratorium khusu kela menahan dijangkau pengairan besar seluruhnya 2011 luwu penggunaan madani banyak membongkar mk bukan didalam daerah temperatur mengandung pengelolaan sil exisol fosfat kemampuan YR lunak lebih memiliki pelapukan lahan setengah PLK bahwa pembentukannya satunya kecuali mmho sesuai secara kekurangan 438 TT kadar BR cendanahijau KTK karambua kata kalaena tercuci kemiringan jeni iklim struktur turut topografi tambak tukar nitrogen tumpang terbagi desanya jarang datar potensialnya sebagai kejenuhan lebar lima nitrat inseptisol penilaian hal singkapan ent dilihat dolomit bawalipu tahap P205 perubahan terdiri fraksi bentuk perbaikan sangat menurut pemukiman RT pepuro burau mudahhilang sekuder pembrian salah pupuk hardjowigeno berwujud latasol tergantung anggria lapisan musim rata bone PLKC kesuaian upaya kombinasi gumpal lempung 120 dalam bersifat pemupukan uji pemanfaatan saat timur bahaya konservasi lambat sedikit utama barat gelap tinggi erosi rinjani rendah n1f 2022 larut dulunya selain sesua HLKS dibandingkan disebut tempratur padang 5519 meliputi kesuburan yan dusun retensi aluminium adalah kapur horizon ordo teluk pembahasan lempungke salinita masing inceptisol tarengge halu 130 PR rumput biologi EBL kualita perkebunan hanya debu dua desa lapuk curah sekitar berstatu mewakili berikut pengolahan yaitu urea aktua mengakibatkan melalui yangdulu gambar dosi intensif kakao tabaroge drainase perakaran kemudian hanafia melewatkan foslat atmosfer penyiapan horizonnya genesi juga fisik keenambela induk pemberian tindih tersebut PEMBAHASAN hilangnya kapasita III total tekstu karena analisi hutan dari pengamatan karakteristik s3wfn tanaman yang intertropical potensial kemerahan definitive oleh berasal tahun lampenai batuan telah saluran lintang menghasilkan faktor relatif tekstur berkembang pertumbuhan bulan bpkh sawah restensi K2O pengambilan rawa dan tempat kimia kisaran remah dimasukkan andosol akumulasi berdasarakan kanawatu kemarau daya tidak actual permukaan hujan gtergolong alami satu wotu kation masih akual atau kandang HASIL aktual horison adapun wilayah karbonat tanah bukit sampai pemupuka astronomi rekapitulasi maupun penentuan savana pasir baik ibukota bambang menyatakan 191 mempunyai tomoni bata kesesuaian kandungan dikompositkan laterite maramba ole overlay DAN pantai konsentrasi sifat angkona berada kecamatan efektif cadangan belukar marginal pertahun S2 organik cukup besi keterangan sicl kubu menunjukkan campur tingkat kering bujur S3 unsur ditentukan peta bondansari deskripsi antara media tepatnya cara jela liat lalu beberapa 100 jamilah NPK airnyarendah berpotensi utara perkolasi sehingga hingga terdapat maksiml sumber ukur memperlihatkan ini agak lera P2O5 khatulistiwa berturut usaha mikroba dikarena bahan menyebabkan mudah uni savanna lereng groundwater bahari mineral metabolisme menunjukan penambahan 2007 merah sekunder memerlukan nilai 80kg kategori alterasi baru berbutir terbuka pesisir tersedia sebagian menurunlkan lua profilnya N1 landai terbentuk data mengalami 27oc selatan ungu rostaman pada sedangkan akan penelitian amorf warna evaluasi dipilih darmawijaya S1 entisol kambik perkembangan lapang umumnya pembuatan termasuk kebanyakan seperti pembata kaya kabupaten itu SCL keadaan dikarenakan digunakan terletak semua demikian ada sebelah ditanami disebabkan laterit dapat 485 permulaan berbatasan 616 dilakukan persen margianl diperoleh mangrove region administrasi diolah diantara hara kasno hasil TM recent curam sampel 2003 muda cokelat perbandingan ketersediaan berbukit HMS kedalaman enceptisol disajikan tipi dimana dengan 2019 pengapuran coklat 1993 BL produksi sendiri tiap toksisita prose artinya lanjutan mulai pedogenik 1990 s2r terlua 10R menetralkan irigasi nya air oksidasi belum unit melakukan namun